Make up semakin dianggap sebagai bentuk seni yang dinamis, bukan hanya sekadar riasan wajah. Dari tren yang natural hingga glamor, dunia kecantikan terus berubah setiap tahunnya.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman
Perkembangan teknologi dan pengaruh media sosial menjadi penggerak utama dalam evolusi tren make up. Mari kita eksplorasi bagaimana semua ini mempengaruhi cara kita berdandan.
Sejarah Singkat Make Up
Sejak ribuan tahun lalu, make up telah menjadi bagian dari budaya manusia dengan asalnya pada peradaban Mesir kuno yang menggunakan kohl. Berbagai produk dan teknik baru muncul seiring dengan perkembangan zaman, mewakili budaya di seluruh dunia.
Di era Victoria, penggunaan make up dianggap tabu. Namun, dengan kemunculan film dan media, masyarakat mulai kembali tertarik pada rias wajah, memicu lahirnya tren make up modern yang kita kenal saat ini.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta Tanah Air Pasca Insiden Penjarahan
Pengaruh Media Sosial terhadap Tren Make Up
Media sosial, terutama Instagram dan TikTok, mengubah cara orang merasakan dan menerapkan produk make up. Influencer dan beauty guru sering kali berbagi tutorial yang mengilhami banyak orang untuk mencoba gaya baru dalam riasan mereka.
Salah satu tren yang populer adalah 'Glowy' make up, yang menciptakan efek bercahaya pada wajah. Dengan tagar yang banyak digunakan, orang-orang saling membagikan tips dan trik untuk mencapai tampilan ini.
Inovasi dalam Produk Make Up
Teknologi semakin maju dalam pembuatan produk make up, dengan munculnya banyak merek yang menawarkan produk ramah lingkungan dan bebas dari bahan kimia berbahaya. Misalnya, foundation baru kini tidak hanya menutupi wajah, tetapi juga berfungsi untuk merawat kulit.
Peralihan menuju produk vegan dan cruelty-free menjadi pilihan utama bagi konsumen yang semakin sadar akan isu lingkungan. Banyak merek kini menawarkan alternatif yang lebih sehat dan bertanggung jawab dalam produk kecantikan.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Mencegah Penyakit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: