Selasa, 27 JANUARI 2026 • 13:52 WIB

Transformasi Mood Lewat Riasan: Apa yang Terjadi pada Psikologi Kita?

Author

Transformasi Mood Lewat Riasan: Apa yang Terjadi pada Psikologi Kita?

Riasan bukan hanya soal penampilan, tetapi bisa memengaruhi psikologi seseorang dengan cara yang signifikan. Banyak orang merasakan perubahan mood setelah merias wajahnya.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat

Penelitian mengungkap bahwa kosmetik dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memperbaiki suasana hati. Inilah alasan mengapa banyak individu menjadikan make up sebagai bagian penting dari rutinitas sehari-hari.

Dampak Psikologis dari Riasan

Riasan berfungsi lebih dari sekadar membuat tampilan lebih menarik; ia dapat memengaruhi cara kita merasa tentang diri sendiri. Saat seseorang berdandan, mereka sering merasa lebih siap menghadapi tantangan sehari-hari.

Sebuah survei menunjukkan 60% perempuan merasa lebih percaya diri setelah menggunakan riasan. Hal ini menunjukkan adanya hubungan erat antara penampilan dan perasaan.

Riasan juga dapat bertindak sebagai 'pelindung' emosional. Ketika merasa tidak yakin, berdandan bisa membantu menyembunyikan ketidaknyamanan dan meningkatkan mood.

Orang-orang sering merasa lebih kreatif dan ekspresif saat memakai riasan, menciptakan 'alter ego' yang lebih berani dan ceria.

Budaya dan Tren Riasan di Indonesia

Di Indonesia, riasan telah menjadi bagian integral dari budaya sehari-hari. Dari acara pernikahan hingga pertemuan formal, make up memberi kesan bahwa seseorang telah mempersiapkan diri dengan baik.

Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi

Media sosial berperan besar dalam membentuk tren riasan. Para influencer sering membagikan tips dan trik, memengaruhi banyak orang untuk bereksperimen dengan gaya baru yang dapat meningkatkan mood.

Perayaan seperti Lebaran atau Tahun Baru menjadi momen bagi banyak orang untuk berdandan, membangun rasa kebersamaan dan keceriaan dengan riasan yang lebih cerah.

Kebangkitan brand lokal juga membantu mendorong lebih banyak orang untuk menggunakan produk riasan. Rasa bangga menggunakan produk dalam negeri berkualitas menjadi inspirasi tersendiri.

Riasan dan Kesehatan Mental

Sering kali, riasan digunakan sebagai alat untuk meredakan stres dan meningkatkan mood. Aktivitas berdandan bisa menjadi pengalaman menyenangkan dan terapeutik.

Beberapa orang merasakan bahwa proses riasan membantu menyiapkan mental sebelum menjalani aktivitas harian, seperti bekerja atau bertemu orang baru.

Ketika seseorang merasa senang dengan penampilannya, ini sering diikuti dengan peningkatan interaksi sosial. Kepercayaan diri yang meningkat dapat memperluas jaringan sosial.

Namun, penting juga untuk diingat bahwa riasan seharusnya tidak jadi satu-satunya sumber kepercayaan diri. Kesehatan mental harus dijaga dari berbagai aspek, bukan hanya penampilan fisik.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Usai Kejadian Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU