Produser Hollywood David Brian Pearce Dijatuhi Vonis 146 Tahun Penjara
David Brian Pearce, seorang produser Hollywood, dijatuhi hukuman 146 tahun penjara karena terbukti bersalah dalam serangkaian kejahatan, termasuk pembunuhan dua perempuan.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Vonis yang dikeluarkan pada 29 Oktober 2025 oleh Kejaksaan Distrik Los Angeles ini mengikuti proses persidangan yang dimulai pada Februari 2025.
Pearce, yang saat ini berusia 42 tahun, menghadapi dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama terkait dengan kematian model Christy Giles, 24 tahun, dan temannya Hilda Cabrales-Arzola, 26 tahun.
Keduanya ditemukan tewas akibat overdosis obat terlarang, dimana Pearce dituduh membius mereka untuk melakukan serangan seksual.
Wakil Jaksa Distrik Seth Carmack mengungkapkan bahwa Pearce berkenalan dengan para korban di sebuah pesta di Los Angeles dan mengajak mereka ke apartemennya di Beverly Hills.
Setelah mengonsumsi Zat GHB dan fentanil yang ditawarkan Pearce, Cabrales-Arzola meminta layanan taksi tetapi tidak pernah dijemput.
Selain diadili atas tuduhan pembunuhan, Pearce juga dihukum atas tuduhan pemerkosaan dan penyerangan seksual terhadap tujuh perempuan lainnya antara tahun 2007 hingga 2021.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Jaksa menilai bahwa Pearce bukan hanya seorang pemerkosa tetapi kini juga digambarkan sebagai pembunuh, menunjukkan risiko yang telah ditimbulkan kepada banyak korban.
Brandt Osborn, teman sekamar Pearce, juga terlibat dan ditangkap sebagai kaki tangan dalam kejahatan tersebut, saat ini menunggu sidang ulang setelah pembatalan sebelumnya.
Kasus ini menunjukkan pola perilaku berbahaya Pearce yang telah merugikan banyak orang selama bertahun-tahun.
Sumber dari kejaksaan setempat mengungkapkan bahwa Pearce memiliki pola perilaku yang membahayakan baik terhadap korban maupun masyarakat umum.
Kejaksaan berkomitmen untuk meneliti lebih dalam setiap kejahatan yang dilakukan Pearce untuk memastikan keadilan bagi semua korban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: