Film Agak Laen: Menyala Pantiku Capai 9 Juta Penonton dalam 27 Hari
Film Agak Laen: Menyala Pantiku berhasil mencetak prestasi dengan meraih 9 juta penonton dalam waktu 27 hari. Ini menjadikannya salah satu film terlaris di tahun 2025.
Baca juga: Penjarahan Patung Superhero Anggota DPR: Iron Man dan Spider-Man Jadi Korban
Pengumuman ini disampaikan oleh Ernest Prakasa, Chief Creative Officer Imajinari, yang menyampaikan rasa syukurnya atas sambutan luar biasa dari penonton.
Pencapaian 9 juta penonton menempatkan Agak Laen: Menyala Pantiku sebagai film terlaris kedua di Indonesia tahun ini, hanya di belakang film Jumbo dengan 10 juta penonton.
Ernest Prakasa mengatakan, "Bukan cuma Jegel yang terharu menahan tangis, kami pun semua sama. Makasih ya teman-teman. Buat yang belum, gaskan mumpung liburan!" Film ini arahan sutradara Muhadkly Acho dan menunjukkan performa mengesankan di tengah persaingan ketat.
Kesuksesan ini juga menjadi kabar baik bagi studio dan para pemain, menunjukkan bahwa film lokal masih dapat bersaing di industri perfilman yang terpengaruh oleh film-film internasional.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta Tanah Air Pasca Insiden Penjarahan
Agak Laen: Menyala Pantiku kini menempati posisi keempat sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, di bawah film Agak Laen (2024) yang meraih 9.126.607 penonton.
Meskipun meraih angka penonton yang signifikan, film ini menjual sekitar 150 ribu tiket per hari, jauh dari penjualan film Avatar 3 yang mencapai 300 ribu tiket harian berdasarkan data Cinepoint per 24 Desember.
Tim siniar, termasuk karakter Bene, Boris, Jegel, dan Oki, tetap optimis untuk mencapai target penonton yang lebih tinggi selama waktu tayang yang tersisa.
Tim siniar Agak Laen sebelumnya telah menyatakan nazar untuk membantu panti jompo jika film tersebut mencapai lebih banyak penonton dibanding film pertama.
Jegel menyampaikan tantangan ini di Instagram, "Banyak yang komen, ‘Mengabdi pada panti (jompo).’ Ini kita lakukan kalau angka penonton Agak Laen: Menyala Pantiku melewati yang pertama, ya, kan? Coba buktikan."
Mereka memerlukan sekitar 127 ribu penjualan tiket lagi untuk mewujudkan nazar tersebut dan berharap dapat melampaui angka yang diraih oleh film pertama mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: