BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 21 JANUARI 2026 • 14:29 WIB

Permintaan Maaf Jule Terkait Tuduhan KDRT: Pro dan Kontra di Media Sosial

Permintaan Maaf Jule Terkait Tuduhan KDRT: Pro dan Kontra di Media SosialPermintaan Maaf Jule Terkait Tuduhan KDRT: Pro dan Kontra di Media Sosial

Julia 'Jule' Prastini telah resmi meminta maaf kepada publik setelah tuduhannya terhadap mantan suaminya, Na Daehoon, terkait kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui akun Instagram-nya pada 20 Januari 2026.

Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan

Dalam unggahannya, Jule memohon maaf kepada semua pihak yang mendukung maupun mengkritiknya, serta mengungkapkan harapannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Kronologi Permintaan Maaf Jule

Permintaan maaf Jule muncul setelah serangkaian tuduhan tentang kekerasan yang dialaminya selama pernikahan dengan Na Daehoon. Dalam unggahan yang viral di media sosial, ia mengungkapkan ketidakmampuannya untuk terus menjadi korban KDRT.

Jule menambahkan, "Aku selingkuh ada sebabnya! Sesuai dengan klarifikasi mama aku waktu itu. Daehoon suka KDRT," yang menunjukkan bahwa tindakannya memperoleh pembenaran dari pengalaman yang dialaminya.

Ia juga mengungkapkan ketakutannya untuk berbicara di depan publik demi melindungi ketiga anaknya, mengingat konsekuensi yang mungkin dihadapi oleh Daehoon. "Karena kalau aku buka suara, dia (Daehoon) pasti kena hujat mati-matian," ujarnya.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja

Bantahan dari Na Daehoon

Merespons tuduhan tersebut, Na Daehoon memberikan pernyataan resmi melalui media sosial pada 10 Januari 2026. Ia menolak semua tuduhan yang diajukan oleh Jule dan menyebutnya sebagai 'tak masuk akal'.

Daehoon juga menekankan bahwa meskipun ia mengakui dirinya bukan sosok yang sempurna, ia tidak pernah melakukan kekerasan terhadap anak-anak atau siapapun. "Tapi, saya tidak pernah sekali pun melakukan tindakan yang memalukan terhadap anak-anak atau siapapun," katanya.

Pernyataan ini menambah kompleksitas dalam situasi mereka, yang telah membangun reputasi publik yang signifikan di dunia hiburan.

Reaksi Publik dan Dampak Media Sosial

Kasus ini menarik perhatian luas di media sosial, dengan berbagai tanggapan dari netizen. Beberapa mendukung Jule dalam keberaniannya memperjuangkan suara korban KDRT, sementara yang lain skeptis dan menganggap pernyataannya sebagai strategi untuk menarik perhatian.

Jule mengakui bahwa ia menerima komentar beragam, baik positif maupun negatif. "Terima kasih atas segala komentar baik maupun buruk yang aku terima. Aku juga menghargai setiap masukan," ucapnya, menunjukkan kesadaran akan pengaruh opini publik.

Situasi ini berpotensi berdampak pada karir keduanya, mengingat bahwa reputasi di industri hiburan sangat bergantung pada persepsi publik serta hubungan dengan penggemar.

Baca juga: Menikmati Keindahan Sunset di Destinasi Terbaik Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Permintaan Maaf Jule Terkait Tuduhan KDRT: Pro dan Kontra di Media Sosial

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!