Tragedi di Jakarta Selatan: Kematian Selebgram Lula Lahfah
Lula Lahfah, seorang selebgram terkenal, ditemukan meninggal di apartemen di Jakarta Selatan. Kejadian ini terungkap setelah asisten rumah tangganya melaporkan ketidakberdayaan Lula kepada petugas keamanan.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian Lula yang sempat berobat sehari sebelum penemuan jenazahnya.
Asisten rumah tangga Lula mengungkapkan bahwa sebelum ditemukan, Lula pergi berobat dengan pendampingan. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes I Putu Yuni Setiawan, menjelaskan, "Pada hari Jumat tanggal 23 Januari, saksi 1 (ART) di luar kamar, sedangkan almarhumah ada di dalam pintu dalam keadaan terkunci."
Mencurigai keadaan Lula yang tidak merespon, asisten rumah tangga meminta pihak pengelola untuk membuka pintu. "Minta bantuan pihak pengelola untuk membuka pintu karena (saksi 1) udah curiga dan khawatir almarhumah dalam keadaan sakit," tambah Yuni.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple
Petugas keamanan menemukan Lula dalam keadaan tak bernyawa menyusul laporan dari asisten rumah tangga. "Iya ditemukan sendiri oleh petugas keamanan karena ada kekhawatiran ART di mana saat diketok tidak buka pintu," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto.
Saat ditemukan, kondisi jenazah Lula sudah dalam keadaan kaku. "(Kondisi saat ditemukan) sudah meninggal dan kaku," ungkap Budi.
Setelah ditemukan, jenazah Lula langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk otopsi. Pihak kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi penemuan.
Dari hasil olah TKP, pihak Polres Metro Jakarta Selatan menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di apartemen korban. Kompol Murodih, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, menegaskan, "Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI."
Lula Lahfah dimakamkan di TPU Rawa Terate di Cakung, Jakarta Timur setelah proses identifikasi dan evaluasi oleh pihak kepolisian.
Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: