Mantan Pimpinan FIFA Sarankan Penonton Pertimbangkan Kunjungan ke AS saat Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat memunculkan kekhawatiran terkait keamanan bagi pengunjung internasional.
Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat
Sepp Blatter, mantan Presiden FIFA, menegaskan pentingnya memperhatikan situasi politik dan kebijakan imigrasi AS sebelum melakukan perjalanan.
Sepp Blatter menekankan kepada para penggemar sepak bola untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan mereka ke AS. Dalam wawancaranya dengan media, Blatter mengingatkan akan pentingnya memperhatikan kebijakan imigrasi saat ini.
Mark Pieth, seorang pakar antikorupsi, juga merekomendasikan agar penggemar menghindari perjalanan langsung ke Amerika Serikat. 'Untuk para penggemar, hanya ada satu nasihat: jauhi AS! Saya pikir Mark Pieth benar mempertanyakan Piala Dunia ini,' ungkap Blatter.
Pieth menambahkan bahwa menonton pertandingan dari rumah bisa menjadi pilihan yang lebih aman dan nyaman bagi penggemar.
Baca juga: Realme Luncurkan Smartphone Terbaru dengan Baterai 15.000 mAh dan Teknologi Pendingin Canggih
Kekhawatiran seputar pintu masuk imigrasi di AS menjadi sorotan serius dalam diskusi ini. Pieth mengungkapkan potensi risiko bagi wisatawan, di mana mereka mungkin dipulangkan jika tidak memenuhi kriteria yang ditentukan.
'Setibanya di sana, para penggemar harus siap jika mereka tidak menyenangkan petugas, mereka bisa langsung dipulangkan dengan penerbangan berikutnya,' ujarnya.
Selain masalah imigrasi, kondisi keamanan domestik AS juga menjadi perhatian. Pieth menjelaskan bahwa ketegangan politik dan penegakan hukum yang ketat oleh agen imigrasi dapat membuat wisatawan ragu untuk berkunjung.
Pemerintah AS merespons isu ini dengan meluncurkan sistem baru bernama 'FIFA Priority Appointment Scheduling System (FIFA PASS)'. Sistem ini dirancang untuk memberikan prioritas kepada pemegang tiket Piala Dunia dalam penjadwalan wawancara visa.
Dalam pernyataannya, pemerintah juga menekankan bahwa semua pemegang visa harus mematuhi hukum setempat dan diharuskan meninggalkan AS setelah turnamen berakhir.
Mantan Presiden Donald Trump menjamin bahwa pemerintah tetap berkomitmen untuk memastikan keselamatan dan keamanan bagi penggemar yang datang dari berbagai belahan dunia.
Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: