Rien Wartia Trigina, lebih dikenal sebagai Erin, mengancam akan mengungkap aib suaminya, Andre Taulany, di tengah proses perceraian yang berjalan rumit. Ancaman ini muncul setelah Andre terus membahas isu pribadi mereka di media sosial, yang dianggap merugikan kesehatan mental anak-anak mereka.
Baca juga: Transformasi Kamar Kecil Menjadi Tempat Nyaman
Erin mengekspresikan kekhawatirannya melalui unggahan Instagram yang menyatakan bahwa jika Andre tidak menghentikan publikasi negatif tersebut, ia siap untuk membongkar semua keburukan yang selama ini disimpannya.
Kekhawatiran di Balik Perceraian
Dalam unggahannya pada Jumat malam (7/10), Erin menyatakan, 'Bila dia (Andre) terus menerus bikin kegaduhan di media/sosmed yang merusak kesehatan mental, pikiran, dan mengganggu kebahagiaan anak-anak saya, dengan senang hati saya bongkar semua perbuatan dan pengkhianatannya selama ini yang saya tutup-tutupi.' Ia menyoroti pentingnya menjaga kesehatan mental anak-anak di tengah gejolak perceraian.
Pernyataan Erin menunjukkan bahwa ia merasa frustrasi dan terdesak oleh perilaku Andre, yang dinilai semakin merusak suasana. Isu-isu keluarga menjadi sorotan, tidak hanya bagi pasangan, tetapi juga bagi publik yang mengikuti perkembangan tersebut.
Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung
Bukti di Balik Ancaman
Erin tidak sekadar melontarkan ancaman, ia mengklaim telah mengumpulkan bukti-bukti pengkhianatan Andre yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum. Ia menyatakan, 'Saya angkat bicara dengan bukti-bukti yang sudah saya kantongi, dan kuat secara hukum untuk dipidanakan, biar kalian semua tahu kelakuannya (Andre) yang sebenar-benarnya.'
Pernyataan ini mencerminkan keseriusan Erin dalam menangani situasi ini secara hukum, yang menunjukkan bahwa ia telah berpikir matang sebelum mengeluarkan ancaman tersebut.
Proses Perceraian yang Berlarut-larut
Perceraian ini bukanlah yang pertama bagi Andre, yang telah mencoba mengajukan perceraian sebanyak tiga kali sebelumnya namun selalu berakhir gagal. Pertama kali Andre mengajukan permohonan cerai pada April 2024 setelah 19 tahun berumah tangga, tetapi pengadilan menolak permohonan tersebut.
Setelah itu, pada April 2025, Andre kembali mengajukan gugatan cerai, namun untuk kedua kalinya, permohonannya juga tidak dikabulkan. Proses yang berlarut-larut ini menjadi gambaran kompleksitas emosional dalam hubungan mereka.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: