Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, resmi akan membalap di Moto3 musim 2026 dengan Honda Team Asia. Kabar ini telah dikonfirmasi oleh media Italia, Sky Sport.
Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat
Sebelumnya, Veda Ega meraih posisi runner-up di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, menjadi salah satu alasan utama bagi debutnya di Moto3.
Debut di Moto3 2026
Berdasarkan laporan dari Sky Sport Italia, Veda Ega Pratama akan melanjutkan kariernya di kelas Moto3 yang merupakan langkah signifikan bagi pembalap asal Indonesia. Ia akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Taiyo Furusato yang naik kelas ke Moto2.
Keterlibatan Veda Ega di Moto3 menandai tonggak sejarah baru bagi pembalap Indonesia. Diharapkan, pengalaman yang didapat dari Rookies Cup akan membantunya bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray
Pencapaian Veda Ega di Rookies Cup
Selama musim 2025, Veda Ega Pratama menunjukkan performa cemerlang sebagai runner-up di Red Bull MotoGP Rookies Cup dengan total poin 181. Ia berada di belakang Brian Uriarte, yang meraih gelar juara dengan 236 poin.
Prestasi ini menjadi modal penting bagi Veda Ega untuk bersaing dengan pembalap-pembalap muda lainnya. Keberhasilannya di Rookies Cup membuktikan kemampuannya untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Persaingan di Moto3 dan Tim Lain
Dalam Moto3, Veda Ega akan menghadapi kembali kompetisi dari mantan rivalnya, Hakim Danish, yang juga berpartisipasi di musim 2026. Hakim Danish bergabung dengan MSi Racing Team setelah menempati peringkat ketiga di Rookies Cup 2025 dengan 171 poin.
Kemunculan kedua pembalap muda Indonesia di Moto3 diharapkan dapat membawa semangat baru dan meningkatkan kompetisi, bersaing dengan pembalap dari berbagai negara untuk meraih prestasi terbaik.
Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: