Aturan baru yang diusulkan untuk MotoGP 2027 dirancang untuk memberikan lebih banyak kekuatan kepada pebalap dalam menentukan jalannya balapan. Ini mencakup peningkatan kontrol atas mesin dan strategi balapan yang diharapkan dapat mengubah dinamika kompetisi.
Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo
Dani Pedrosa, mantan pebalap MotoGP yang kini berperan sebagai test rider KTM, berpendapat bahwa perubahan ini akan membuat balapan di awal perlombaan menjadi lebih tidak terduga, menciptakan ketegangan baru bagi penonton.
Transformasi Mesin dan Aerodinamika
Musim 2026 akan menjadi tahun terakhir penggunaan mesin 1.000 cc dalam MotoGP, yang telah berlaku sejak 2012. Mulai 2027, mesin baru berkapasitas 850 cc akan diterapkan, diharapkan membawa perubahan signifikan dalam pola balapan.
Selain itu, pengurangan pada komponen aerodinamika dan pelarangan perangkat pengatur ketinggian motor (ride height device) akan dilakukan. Pedrosa mengungkapkan bahwa hal ini akan memberi pebalap lebih banyak kontrol dalam balapan.
Dengan berkurangnya bantuan teknologi, keterampilan pebalap akan lebih terlihat, dan efeknya diyakini akan mempengaruhi strategi balapan secara keseluruhan.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Perubahan Pemasok Ban
Salah satu perubahan signifikan lainnya adalah berpindahnya pemasok ban resmi dari Michelin menjadi Pirelli. Pedrosa menjelaskan bahwa pergeseran ini akan mempengaruhi desain motor dan cara pebalap mengontrol kendaraan.
“Ini adalah sesuatu yang sangat besar,” tegas Pedrosa mengenai dampak dari pemasok ban baru yang dapat mengubah cara balapan pada umumnya.
Pengalaman Pedrosa ketika Michelin menggantikan Bridgestone pada tahun 2016 menunjukkan bahwa perubahan pemasok ban bisa mengubah perilaku di lintasan dan membuat balapan kurang dapat diprediksi.
Adaptasi Tim dan Pebalap
Dengan adanya regulasi baru ini, tim dan pebalap harus beradaptasi dengan kondisi yang akan datang. Pedrosa menjelaskan bahwa meskipun waktu putaran bisa jadi lebih baik, modifikasi pada banyak aspek diperlukan.
“Tim harus memodifikasi sasis dan pebalap juga harus beradaptasi,” jelasnya, menekankan pentingnya proses penyesuaian ini.
Penyesuaian yang dilakukan diharapkan akan membuka lebih banyak peluang bagi pebalap untuk merebut posisi di lintasan, menciptakan persaingan yang lebih menegangkan dalam setiap balapan.
Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: