Rabu, 18 FEBRUARI 2026 • 14:13 WIB

Punch, Monyet yang Menemukan Teman Sejati dalam Boneka Orangutan

Author

Punch, Monyet yang Menemukan Teman Sejati dalam Boneka Orangutan

Seekor monyet makaka Jepang bernama Punch sedang menjadi pusat perhatian setelah menunjukkan kedekatannya yang unik dengan boneka orangutan.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Ditinggalkan oleh induknya sejak lahir, Punch kini menemukan penghiburan dalam boneka yang menjadi teman setianya di kebun binatang Ichikawa, Chiba.

Awal Kehidupan Punch

Kisah Punch dimulai pada 26 Juli 2025, saat dilahirkan oleh induk yang mengalami kelelahan setelah persalinan. Sayangnya, induknya tidak mampu merawatnya, sehingga dua penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, terpaksa mengambil alih pengasuhan.

Shikano menjelaskan bahwa penolakan induk terhadap anaknya terjadi dalam persentase tertentu dan menyebut, 'Beban kelahiran pertamanya mungkin menjadi faktor' di balik penolakan tersebut. Setelah penolakan ini, Punch dipisahkan dari kelompoknya untuk dirawat secara langsung oleh penjaga.

Meskipun kesehatan Punch baik-baik saja, ia harus diberi susu secara manual untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya. Dengan pengasuhan yang intensif, Punch memiliki harapan untuk tumbuh dengan baik di kebun binatang.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Mulai Berlangsung

Ikatan dengan Boneka

Sebagai bayi monyet, Punch seharusnya mencari kenyamanan pada induknya. Namun, karena ditolak, para penjaga berusaha mencari pengganti, hingga akhirnya menemukan boneka orangutan yang ternyata disukai Punch.

Shikano menyatakan, 'Bulu boneka itu memudahkan untuk dipegang dan penampilannya juga mirip dengan monyet yang kemungkinan memberikan rasa aman.' Kehadiran boneka tersebut memberikan kenyamanan saat Punch merasa kesepian.

Setelah jam kerja penjaga selesai, Punch sering ditemukan meringkuk dengan boneka itu, menunjukkan betapa pentingnya sosok pengganti bagi Punch dalam pengasuhannya.

Perkembangan Punch

Saat ini, Punch telah tumbuh hingga berat sekitar 2 kilogram, meski masih bergantung pada penjaga untuk makanan. Ia sering menghabiskan waktu sendirian atau bersama penjaga kebun binatang.

Miyakoshi mengungkapkan, 'Dia aktif berinteraksi dengan monyet-monyet lain, dan saya bisa merasakan dia semakin dewasa.' Interaksi sosial ini menjadi indikator positif bagi perkembangan Punch.

Ketika Punch bermain dengan boneka, kerumunan besar sering berkumpul untuk menyaksikan dan mengabadikan momen tak terduga ini. Shikano mencatat, 'Dia memiliki mental yang kuat,' menyoroti karakter resilient yang ditunjukkan oleh Punch meskipun terbiasa dalam keadaan yang tidak biasa.

Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU