Sabtu, 28 FEBRUARI 2026 • 22:15 WIB

Ducati Sebut Penalti Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026 Kurang Adil

Author

Ducati Sebut Penalti Marc Marquez di MotoGP Thailand 2026 Kurang Adil

Ducati, melalui manajernya Davide Tardozzi, mengungkapkan ketidakpuasan terhadap penalti yang diterima Marc Marquez selama Sprint Race di MotoGP Thailand 2026. Mereka menganggap keputusan tersebut tidak mencerminkan situasi yang terjadi di lintasan.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja

Insiden ini terjadi ketika Marquez berjuang untuk menyalip Pedro Acosta, yang akhirnya meraih kemenangan pada balapan di Sirkuit Buriram pada 28 Februari 2026.

Insiden dalam Sprint Race

Sprint Race di Sirkuit Buriram menjadi ajang pembuktian bagi Pedro Acosta yang mencatatkan waktu 1 menit 39,155 detik. Persaingan antara Acosta dan Marquez berlangsung ketat, hingga insiden pecah di lap terakhir.

Marquez berusaha menyalip Acosta namun mengalami persinggungan yang membuat steward memutuskan untuk menjatuhkan penalti. Keputusan ini jelas menguntungkan Acosta dan mengubah dinamika balapan secara drastis.

Hukuman yang diterima Marquez dipandang membawa dampak signifikan terhadap hasil akhir Sprint Race, menjadikannya sebagai korban dari keputusan yang banyak dipertanyakan.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak

Komentar Davide Tardozzi

Tardozzi menegaskan bahwa tindakan Marquez yang tidak menyentuh Acosta seharusnya tidak dikenakan penalti. Ia menyatakan, "Marc tidak menyentuh Pedro, ia juga tidak keluar dari lintasan. Menurut saya, hal ini tidak adil. Saya yakin Acosta pun akan melakukan hal yang sama."

Manajer tim Ducati tersebut menilai bahwa insiden semacam ini merupakan bagian dari persaingan balap yang harus bisa dipahami. Ia beranggapan penalti itu tidak sebanding dengan kejadian yang terjadi di lintasan.

Ducati pun merasa perlu adanya konsistensi dan keadilan dari steward untuk menjaga integritas kompetisi di MotoGP.

Jadwal Balapan Selanjutnya

MotoGP Thailand 2026 masih menyisakan balapan utama yang akan berlangsung pada 1 Maret 2026. Balapan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi Marquez untuk menunjukkan kemampuannya pasca penalti tersebut.

Dengan perhatian tertuju padanya, banyak penggemar yang berharap Marquez dapat memberikan performa terbaiknya dalam race utama ini. Kehadiran sorotan tambahan akibat hukuman sebelumnya justru meningkatkan ketegangan dan ekspektasi.

Balapan mendatang diprediksi akan lebih terbuka dan menarik, seiring dengan persaingan yang ketat antara para pebalap.

Baca juga: Microsoft Luncurkan Fitur Penyimpanan Otomatis di Word dan Aplikasi Lain

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU