Selasa, 29 JULI 2025 • 04:29 WIB

Tren Fashion Berkelanjutan di Indonesia: Pilihan untuk Gaya Hidup yang Ramah Lingkungan

Author

zenmoms.id – Memilih fashion yang berkelanjutan menjadi tren global yang semakin meresap di Indonesia. Kesadaran akan pentingnya produk ramah lingkungan dan kontribusi terhadap keberlangsungan planet kini menjangkiti banyak kalangan.

Fashion berkelanjutan bukan hanya soal gaya tampilan, tetapi juga tanggung jawab terhadap lingkungan. Artikel ini membahas pilihan fashion yang mendukung gaya hidup hijau.

Apa Itu Fashion Sustainable?

Fashion sustainable atau fashion berkelanjutan merupakan konsep yang mengedepankan prinsip ramah lingkungan dalam setiap tahap produksinya, mulai dari desain, penggunaan bahan, hingga pembuangan produk.

Konsep ini mendorong penggunaan bahan-bahan alami dan daur ulang, selaras dengan praktik kerja yang adil bagi para pekerjanya. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu perubahan iklim, banyak merek fashion mulai beralih ke praktik yang lebih transparan dan berkelanjutan.

Transparansi ini mencuat sebagai sebuah tanggung jawab etis yang kini diminati oleh konsumen, sekaligus menjadi kelebihan kompetitif bagi merek yang menerapkannya.

Bahan-Bahan Ramah Lingkungan

Salah satu langkah awal menuju fashion sustainable adalah dengan memilih bahan yang ramah lingkungan. Bahan seperti organik cotton, linen, dan hemp dikenal memiliki dampak lebih rendah terhadap lingkungan dibandingkan bahan sintetis.

Penggunaan bahan daur ulang seperti polyester juga meningkat, membantu mengurangi limbah yang dihasilkan selama proses produksi. Merek-merek lokal di Indonesia kini mulai berinovasi dengan produk berbahan dasar natural dan daur ulang.

Inovasi ini memberi alternatif fashion yang lebih bertanggung jawab, sekaligus mampu menarik konsumen yang lebih peduli pada isu lingkungan.

Mendukung Brand Lokal dan Second-Hand

Mendukung brand lokal merupakan salah satu cara untuk berkontribusi pada fashion berkelanjutan. Banyak merek lokal yang memanfaatkan bahan ramah lingkungan dan menerapkan proses produksi yang berkelanjutan.

Selain itu, thrift store atau toko barang bekas semakin diminati. Membeli barang bekas tidak hanya menekan permintaan untuk produksi baru, tetapi juga membuka peluang untuk menemukan desain unik yang memiliki nilai sejarah.

Di Indonesia, komunitas yang menyelenggarakan bazar barang preloved tumbuh subur, mempromosikan budaya berbelanja yang tidak hanya cerdas, tetapi juga lebih ramah lingkungan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU