Lisa, anggota grup KPop BLACKPINK, baru-baru ini menarik perhatian publik dengan unggahan foto busana kontroversial di media sosial saat mengunjungi Jakarta untuk konser dunia 'DEADLINE'.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR
Hoodie hitam yang dikenakannya, menampilkan gambar lingerie, memicu reaksi beragam dari penggemar dan netizen, mempertanyakan kesopanan busana di tempat umum.
Unggahan Foto di Media Sosial
Dalam konsernya di Jakarta, Lisa BLACKPINK memukau para penggemar, sebutan untuk mereka adalah Blink. Ia membagikan momen spesial di Instagram, menuliskan, 'Thank you for clearing the rain for us Jakarta. It was a special one,' disertai foto-foto konser dan momen di balik layar.
Tidak hanya menampilkan kostum yang menghormati budaya Indonesia, Lisa juga memperlihatkan gaya kasualnya saat tiba di bandara. Namun, hoodie berwarna hitam yang dikenakannya, menampilkan gambar lingerie, membuat banyak orang memperdebatkan pilihan busananya.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Reaksi Publik dan Media Sosial
Penampilan Lisa saat berangkat dari Korea Selatan menuju Jakarta menjadi sorotan di media sosial. Kombinasi hoodie dan celana jeansnya, terlebih gambar lingerie pada hoodienya, mencuri perhatian publik.
Banyak pengguna media sosial mulai memperdebatkan apakah busana tersebut layak untuk dikenakan di tempat umum. Banyak reaksi muncul, mulai dari dukungan hingga kritik tajam tentang pilihan gaya Lisa yang dianggap provokatif.
Serangkaian Kontroversi dalam Penampilan Lisa
Kritik terhadap pilihan busana Lisa bukanlah hal baru. Ia sebelumnya juga menghadapi komentar negatif saat mengenakan bodysuit di konser di Kaohsiung, Taiwan, yang dianggap terlalu terbuka.
Beberapa netizen menunjukkan kebimbangan terhadap seksualisasi idola wanita, menyoroti betapa ketatnya pengawasan terhadap penampilan mereka. Salah satu komentar mencatat, 'Terlalu berlebihan,' sambil mengecam pakaian panggung yang dianggap mirip bikini.
Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: