Setiap orang pasti ingin memiliki ciri khas dalam penampilan atau gaya hidupnya. Mengembangkan signature style dapat meningkatkan rasa percaya diri dan mempermudah orang lain mengenali kamu.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Proses ini membutuhkan pemahaman diri yang mendalam dan eksperimen dalam memilih elemen yang tepat untuk gaya yang personal.
Mengenali Diri Sendiri
Langkah pertama untuk menentukan signature style adalah dengan mengenali dirimu sendiri. Tanyakan pada diri sendiri, apa hal yang paling kamu sukai dan nilai dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan warna favorit, bentuk, dan jenis bahan yang nyaman sangat penting. Ini bisa membantumu memilah apa yang cocok dan tidak.
Kamu bisa membuat daftar hal-hal yang menggambarkan dirimu, seperti hobi dan nilai-nilai yang kamu pegang. Dari situ, pola yang muncul akan membantumu dalam menentukan gaya.
Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial
Eksperimentasi dengan Gaya
Setelah mengenali diri sendiri, saatnya untuk bereksperimen. Cobalah berbagai kombinasi pakaian dan aksesoris yang berbeda.
Jangan takut untuk mencoba tren baru, namun tetap ingat untuk menyisipkan elemen yang ingin kamu pertahankan. Ini bisa membuat penampilanmu semakin khas.
Mengambil inspirasi dari fashion influencer atau akun media sosial yang kamu ikuti dapat memberikan ide-ide segar untuk gayamu.
Menciptakan Signature Style
Setelah bereksperimen, saatnya untuk menyusun gaya yang paling pas untukmu. Pilih elemen yang paling kamu suka dan padukan secara kreatif.
Penting untuk menjaga keseimbangan antara tren dan kenyamanan. Ciri khasmu bukan hanya tentang mengikuti apa yang populer saat ini.
Buatlah mood board dengan gambar atau outfit yang kamu suka. Ini akan membantumu berfokus dalam menemukan gaya yang mencerminkan dirimu.
Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: