BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 15 JULI 2025 • 10:30 WIB

WHO Rilis Pedoman Baru Penggunaan Lenacapavir untuk Pencegahan Infeksi HIV

WHO Rilis Pedoman Baru Penggunaan Lenacapavir untuk Pencegahan Infeksi HIVGenerated by Journalist AI

zenmoms.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini meluncurkan pedoman untuk mencegah infeksi HIV melalui pemberian obat suntik lenacapavir.

Obat ini diusulkan untuk diberikan dua kali setahun demi mencapai efektivitas maksimum.

Pedoman Baru WHO tentang Pencegahan HIV

WHO meluncurkan pedoman terbaru untuk pencegahan infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan menyerukan penggunaan suntikan lenacapavir. Ini merupakan langkah signifikan di tengah stagnasi upaya pencegahan HIV global, di mana 1,3 juta infeksi baru telah tercatat pada tahun 2024.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyampaikan, “Meski vaksin HIV masih sulit ditemukan, lenacapavir adalah solusi terbaik berikutnya. Ini [lenacapavir] adalah antiretroviral jangka panjang yang terbukti dalam uji coba dapat mencegah hampir semua jenis infeksi HIV di antara mereka yang berisiko.”

Efektivitas Lenacapavir

Lenacapavir (LEN) dikenal sebagai alternatif yang sangat efektif dan berjangka panjang dalam mencegah HIV, bahkan lebih unggul dibandingkan metode pencegahan lainnya yang ada. Obat ini telah mendapatkan persetujuan dari Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat, menjadi salah satu inovasi terkini dalam pengobatan HIV.

Profesor Onyema Ogbuagu dari Yale University yang memimpin studi mengenai lenacapavir menambahkan, “Karena kebaruannya, obat ini memiliki peluang keberhasilan yang tinggi karena belum pernah digunakan sebelumnya. Obat ini mengatasi salah satu masalah terbesar dalam pengobatan HIV, yakni resistensi obat.”

Akses dan Tantangan dalam Implementasi

Meskipun lenacapavir menunjukkan potensi besar dalam pencegahan HIV, akses terhadap obat ini saat ini masih terbatas. WHO menyerukan kepada pemerintah, donor, dan mitra kesehatan global untuk segera menerapkan lenacapavir dalam program pencegahan HIV secara nasional, mengingat tingginya angka infeksi HIV.

Sekitar 40,8 juta orang di seluruh dunia hidup dengan HIV, dengan 65 persen dari mereka berada di benua Afrika, yang menjadikan pencegahan infeksi semakin mendesak. Selain lenacapavir, terdapat juga metode pencegahan lain yang tersedia, seperti obat oral harian, cabotegravir suntik, dan cincin vagina dapivirine.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

WHO Rilis Pedoman Baru Penggunaan Lenacapavir untuk Pencegahan Infeksi HIV

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!