BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 20 JUNI 2025 • 09:46 WIB

Lonjakan Kasus Sifilis di Kalangan Remaja Indonesia Mencapai 2.191 Kasus

Lonjakan Kasus Sifilis di Kalangan Remaja Indonesia Mencapai 2.191 KasusGenerated by Journalist AI

zenmoms.id – Kasus sifilis di kalangan remaja Indonesia berusia 15-19 tahun mengalami lonjakan mencolok dengan total 2.191 kasus di tahun 2024. Angka ini diungkapkan oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementerian Kesehatan, Ina Agustina, dalam jumpa pers pada Jumat (20/6).

Sifilis, infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, kini paling banyak terjadi di Jakarta, Jawa Barat, dan Bali. Lonjakan kasus ini menyerukan perhatian serius terkait pentingnya edukasi kesehatan masyarakat.

Angka Kasus Sifilis yang Meningkat

Penyakit sifilis dapat ditandai dengan bercak merah gatal di area genital dan mulut. “Dari jumlah, usia produktif lebih banyak. Untuk data 2022, 2023, 2024, ini ada tren kenaikan untuk usia-usia lebih muda,” ujar Ina Agustina.

Ina menambahkan bahwa dari total 4.589 kasus infeksi menular seksual pada remaja 15-19 tahun di tahun 2024, 48 persen di antaranya merupakan kasus sifilis. “2.191 kasus sifilis,” tambahnya.

Walaupun data spesifik mengenai jumlah kasus tidak dirinci, Ina menekankan bahwa tiga wilayah yang paling terpengaruh adalah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali, yang umumnya berada di kota-kota besar.

Faktor Peningkatan Kasus

Faktor peningkatan angka kasus sifilis ini tidak terlepas dari peningkatan jumlah tes yang dilakukan. “Jumlah tes terhadap penyakit-penyakit tersebut meningkat,” ungkap Ina.

Meski demikian, ia enggan membahas faktor-faktor lain yang mungkin turut berkontribusi terhadap lonjakan kasus ini. “Biarkan pihak yang lebih berwenang,” ujarnya.

Ina kembali menekankan pentingnya perhatian bersama mengenai peningkatan kasus ini dan pentingnya edukasi yang tepat kepada masyarakat agar mereka dapat memahami bahaya dari infeksi menular seksual.

Data Perkembangan Infeksi Menular Seksual

Data mengenai infeksi menular seksual (IMS) di Indonesia untuk rentang usia 15-19 tahun menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Pada tahun 2022 tercatat 2.569 kasus, yang meningkat menjadi 3.222 kasus pada tahun 2023, dan pada tahun 2024 mencapai 4.589 kasus.

Adapun jumlah tes untuk semua usia juga mengalami kenaikan signifikan, dari 80.574 tes pada tahun 2022, meningkat menjadi 158.378 pada tahun 2023, dan melonjak menjadi 291.672 tes pada tahun 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Lonjakan Kasus Sifilis di Kalangan Remaja Indonesia Mencapai 2.191 Kasus

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!