Kisah Fahmi Bo: Perjuangan Hidup di Tengah Penyakit
Artis Fahmi Bo kini tengah berjuang melawan diabetes dan asam urat, kondisi yang berpengaruh besar terhadap kualitas hidupnya.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat
Dengan tubuh yang semakin lemah, ia mengalami kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, bahkan harus merangkak untuk mencapai kamar mandi.
Fahmi kini tinggal di kamar kos sederhana dan sempit. Ia mengisahkan pengalaman ketika harus merangkak menuju kamar mandi yang letaknya di luar.
Ia mengungkapkan, 'Kalau di kosan yang sana kan kamar mandinya ada di luar, merangkak terus pindah ke sini.' Meski kini berada di kos yang lebih mudah diakses, kondisinya tetap melemah.
Keterbatasan gerak membuatnya sulit melakukan aktivitas harian. Fahmi menambahkan, 'Gara-gara itu nggak jalan lagi, kalau ke kamar mandi harus dituntun.'
Ia pernah dirawat di dua rumah sakit karena kesehatan yang memburuk. Fahmi menjalani perawatan selama 18 hari di dua rumah sakit berbeda, RS Harapan Kita dan RS Pelni.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan
'Dibawa ke rumah sakit Harapan Kita, sembilan hari, terus RS Pelni sembilan hari juga,' jelasnya. Meskipun kondisi jantungnya sudah membaik, masalah pada kakinya masih menjadi tantangan.
'Karena dari segi jantungnya udah selesai, udah bagus. Tinggal ortopedi kakinya kan,' ungkapnya mengenai status kesehatannya.
Kondisi kesehatannya yang memburuk membuat Fahmi kehilangan nafsu makan selama hampir tiga minggu. Ia hanya mampu makan makanan lembut, seperti bubur sumsum dan pisang.
'Nggak makan tiga minggu, nggak makan apa-apa, eneg. Tapi masih bisa masuk buah, yang bisa masuk kayak bubur sumsum,' tuturnya.
Setelah berhenti syuting pada tahun 2022 karena sakit, ia kini mencari penghidupan melalui siaran langsung di TikTok, meski tidak bisa melakukannya secara rutin.
'Nggak bisa dipastiin. Paling kecil Rp100 ribu. Tapi beberapa hari ini nggak live, nggak kuat,' bebernya mengenai tantangan pencarian nafkah saat ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: