Lonjakan Kasus Influenza A di Indonesia: Apa yang Perlu Diketahui?
Kasus influenza, khususnya tipe A, mengalami lonjakan signifikan di Indonesia. Masyarakat perlu waspada dan mengenali gejala infeksi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja
Menurut dr. Nastiti Kaswandani dari Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI, peningkatan jumlah pasien influenza A di rumah sakit bisa menjadi ancaman serius. 'Yang paling sering menyebabkan masalah itu influenza A. Dia bisa bikin pandemi,' ujarnya.
Influenza A adalah salah satu tipe virus influenza yang terkenal dapat menyebabkan gejala parah. Berdasarkan susunan protein di permukaan virus, influenza A lebih berisiko dibandingkan dengan tipe B.
Gejala yang muncul hampir sama dengan flu biasa, tetapi ada beberapa tanda penting yang harus dikenali agar penanganan dapat dilakukan secepatnya.
Salah satu gejala yang harus dicermati adalah demam, yang diartikan dengan suhu tubuh melebihi 37,5 derajat Celsius.
Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil
Nyeri sendi dan otot adalah gejala umum lainnya yang bisa membuat tubuh terasa lemas. Selain itu, batuk dan pilek merupakan mekanisme alami tubuh untuk melawan infeksi.
Sakit kepala dan sakit tenggorokan juga sering terjadi, di mana sakit kepala biasanya disertai dengan peradangan yang berdampak pada aliran oksigen ke otak.
Efek lemas juga dapat dialami akibat energi tubuh terpakai saat melawan virus. Bagi beberapa individu, terutama anak-anak, diare bisa muncul meskipun tidak dialami oleh semua orang yang terinfeksi virus ini.
Ada beberapa faktor risiko yang dapat memperparah gejala influenza A. Individu dengan riwayat asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) adalah kelompok yang paling rentan terhadap infeksi ini.
Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah serta mereka yang mengalami obesitas juga perlu lebih waspada. Segera konsultasikan dengan tenaga medis jika menemukan gejala-gejala yang mengarah ke influenza A.
Dengan mengenali risiko dan gejala, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan cepat dalam merespons infeksi ini.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: