BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 17:21 WIB

Mata Sebagai Indikator Kesehatan Jantung

Mata Sebagai Indikator Kesehatan JantungMata Sebagai Indikator Kesehatan Jantung

Mata tidak hanya berfungsi untuk penglihatan, tetapi juga bisa menjadi indikator kesehatan jantung seseorang. Perubahan pada retina dan kelopak mata dapat mengindikasikan tekanan darah tinggi dan kondisi kesehatan jantung yang mengkhawatirkan.

Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan

Melalui pemeriksaan mata, dokter dapat mengamati pembuluh darah kecil yang mencerminkan aliran darah di seluruh tubuh. Ini menjadi penting untuk mendeteksi risiko penyakit kardiovaskular lebih dini.

Peran Mata dalam Mengidentifikasi Masalah Jantung

Dokter dapat melihat pembuluh darah di mata yang sangat sensitif terhadap perubahan tekanan dan sirkulasi. Menurut laporan dari Economic Times, "Pembuluh darah di retina sangat sensitif terhadap perubahan tekanan dan sirkulasi, tanda-tanda awal gangguan pada sistem kardiovaskular sering kali muncul lebih dulu di sini sebelum menimbulkan gejala lain di tubuh."

Perubahan kecil pada pembuluh darah, seperti peningkatan diameter atau perubahan warna, bisa menjadi indikator adanya masalah serius seperti tekanan darah tinggi, penyumbatan arteri, atau gangguan irama jantung. Melalui pengamatan ini, dokter dapat memberikan peringatan dini yang diperlukan untuk pencegahan lebih lanjut.

Pemahaman mengenai tanda-tanda yang muncul pada mata adalah langkah awal yang esensial dalam menjaga kesehatan jantung. Mengabaikan gejala ini dapat berakibat fatal di kemudian hari.

Baca juga: Cara Menunjukkan Cinta kepada Pasangan Melalui Tindakan Kecil

Gejala yang Perlu Diperhatikan

Salah satu gejala yang mungkin muncul adalah kehilangan penglihatan mendadak di satu mata, yang dikenal sebagai amaurosis fugax. Gejala ini bisa berupa penglihatan mendadak gelap mirip tirai yang menutup pandangan dan harus segera ditangani.

Gejala ini dapat menandakan adanya gumpalan darah dari plak di arteri karotis atau jantung. Aliran darah ke retina dapat terhenti, berpotensi menyerupai serangan stroke, sehingga memerlukan tindakan darurat medis.

Selain itu, terdapat juga kemungkinan terjadinya pendarahan retina, yang ditandai dengan pembuluh darah di retina yang melebar dan disertai kebocoran. Menurut pakar kesehatan, kondisi ini sering terkait dengan kondisi medis seperti tekanan darah tinggi atau diabetes.

Penanganan Awal dan Pentingnya Pemeriksaan Rutin

Salah satu tanda lain yang patut dicermati adalah munculnya bercak putih pada retina, yang bisa menandakan kerusakan akibat tekanan darah tinggi. Ini menunjukkan retinopati hipertensi, di mana pasien memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung koroner dan stroke.

Kondisi lain yang juga dapat muncul adalah xanthelasma, bercak kuning di kelopak mata yang sering disertai dengan kadar kolesterol yang tidak normal. Para ahli mengingatkan pentingnya pemeriksaan profil lipid dan pola makan yang sehat.

Pencegahan dan pengendalian tekanan darah harus dilakukan secara agresif untuk menghindari dampak jangka panjang terhadap kesehatan jantung. Sebuah pemeriksaan mata rutin menjadi langkah preventif yang tidak boleh diabaikan.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Pilihan Ideal untuk Pemula

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mata Sebagai Indikator Kesehatan Jantung

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!