BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 07 NOVEMBER 2025 • 18:03 WIB

Fenomena Healing di TikTok: Mencari Pelarian di Tengah Ketidakpastian

Fenomena Healing di TikTok: Mencari Pelarian di Tengah KetidakpastianFenomena Healing di TikTok: Mencari Pelarian di Tengah Ketidakpastian

Fenomena healing di TikTok semakin mencuri perhatian banyak orang belakangan ini. Banyak pengguna membagikan konten yang mengusung tema kesehatan mental dan kesejahteraan.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR

Video yang menekankan pada relaksasi dan refleksi diri menjadi semakin populer. Hal ini menunjukkan kebutuhan masyarakat akan pelarian dari tekanan kehidupan sehari-hari.

Mengapa Healing Menjadi Populer di TikTok?

Banyak pengguna TikTok merasa tertekan akibat situasi tidak menentu saat ini, seperti pandemi dan isu sosial. Konten healing menawarkan ruang bagi mereka untuk merasakan perbaikan.

Video bertema meditasi, afirmasi positif, dan tips kesejahteraan semakin diminati di tengah berita yang berat. Ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga alat untuk mengatasi stres.

Pengaruh influencer yang rutin membagikan konten ini sangat besar. Mereka sukses menciptakan komunitas dukungan di mana orang dapat berbagi pengalaman dan saling menguatkan.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple

Dampak Positif dan Negatif dari Konten Healing

Di satu sisi, konten healing dapat memberi motivasi dan membantu orang memahami kesehatan mental. Banyak pengguna merasa terinspirasi untuk menjalani hidup yang lebih positif.

Namun, ada pendapat bahwa konten ini bisa jadi pelarian tanpa solusi nyata. Beberapa ahli mengingatkan tidak semua konten valid dan bermanfaat secara ilmiah.

Selain itu, tekanan untuk selalu menunjukkan sisi positif di media sosial dapat menambah beban bagi pengguna. Ekspektasi yang tidak realistis bisa menimbulkan kecemasan.

Bagaimana TikTok Memiliki Peran dalam Penyebaran Konten Healing?

TikTok sebagai platform video pendek menjadi wadah ideal untuk konten healing. Format yang mudah dan menyenangkan membuat pesan positif lebih mudah tersampaikan.

Algoritma aplikasi mendistribusikan konten healing secara luas, menjangkau pengguna yang membutuhkan. Video yang relevan dapat menjadi viral dan menjangkau ribuan orang.

Namun, meningkatnya popularitas ini memaksa TikTok untuk lebih selektif dalam menyebarkan informasi. Konten tidak berbasis fakta dapat berbahaya, terutama bagi pencari solusi masalah kesehatan mental.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Healing di TikTok: Mencari Pelarian di Tengah Ketidakpastian

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!