Relokasi Pabrik Alas Kaki: PHK dan Tantangan Industri Nasional
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan pernyataan terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di pabrik alas kaki seperti Nike dan Adidas, yang direlokasi dari Tangerang ke Jawa Tengah.
Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan
Agus menyampaikan bahwa relokasi ini masih bisa diterima asal dilakukan di dalam wilayah Indonesia dan tidak mengurangi kapasitas produksi.
Setelah acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kemenperin dan BPJPH, Agus Gumiwang meminta maaf atas relokasi yang terjadi. Ia menegaskan, "Kalau relokasi pabrik, ini saya harus menyampaikan dengan segala rasa hormat dan mohon maaf."
Agus menambahkan, "Bagi kami di Kemenperin, relokasi pabrik asal dia tidak ada pengurangan kapasitas, enggak ada masalah asal dia relokasinya di NKRI." Pernyataan ini menunjukkan sikap yang terbuka dari pemerintah tentang isu PHK.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja
Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Rizky Aditya Wijaya, menjelaskan bahwa relokasi pabrik bertujuan untuk menekan biaya produksi. Ia menjelaskan, "Dan terjadinya PHK di fasilitas produksi, khususnya di wilayah barat Jawa, ini kan alas kaki itu padat karya."
Meskipun terdapat PHK, Rizky mengonfirmasi bahwa produksi tetap berlanjut karena pabrik sekarang beroperasi di lokasi dengan upah yang lebih rendah, seperti di tengah Pulau Jawa.
Dari segi kinerja, Agus menegaskan bahwa industri alas kaki nasional tetap menunjukkan perkembangan positif, dengan pertumbuhan yang diharapkan mencapai 8 persen pada tahun ini. Menurutnya, perusahaan harus mencari solusi untuk menekan biaya produksi dan meningkatkan daya saing produk.
Rizky juga mencatat, "Untuk yang konteks yang di Tangerang kemarin itu infonya mereka pindah ke Cirebon." Pemerintah berharap perusahaan dapat beradaptasi dengan perubahan ini untuk mengoptimalkan kapasitas dan lingkungan kerja demi keberlangsungan industri.
Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: