Kebutuhan Protein: Berapa Banyak yang Dibutuhkan Tubuh Kita?
Di tengah maraknya gaya hidup sehat dan olahraga, pertanyaan tentang kebutuhan protein semakin sering muncul. Berapa banyak protein yang sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh kita setiap harinya?
Baca juga: Kesehatan Mental Generasi Muda: Pentingnya Perawatan Diri di Era Modern
Banyak orang percaya bahwa semakin banyak protein, semakin baik. Namun, apa kata para ahli mengenai asupan protein yang tepat?
Kebutuhan protein seseorang bervariasi tergantung pada faktor usia dan tingkat aktivitas. Anak-anak, remaja, dan orang dewasa aktif membutuhkan lebih banyak protein dibandingkan dengan orang dewasa yang tidak banyak beraktivitas.
Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, rekomendasi asupan protein harian untuk orang dewasa berada di kisaran 56 gram untuk pria dan 46 gram untuk wanita. Namun, angka ini bisa meningkat untuk mereka yang aktif secara fisik.
Sebagai contoh, atlet atau individu yang melakukan latihan angkat beban mungkin membutuhkan hingga 1,6-2,2 gram protein per kg berat badan. Ini mengejutkan, bukan? Tetapi, ada batasan yang perlu diingat.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja
Ada banyak sumber protein yang bisa kita konsumsi, mulai dari sumber hewani seperti daging, ikan, dan telur, hingga sumber nabati seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. Setiap sumber memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Sumber protein hewani cenderung mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh, sementara sumber nabati sering kali tidak memiliki salah satu atau lebih. Namun, kombinasi beberapa jenis nabati bisa mencukupi kebutuhan protein yang esensial.
Penting untuk memilih sumber protein yang tidak hanya kaya, tetapi juga sehat. Misalnya, ikan mengandung omega-3 yang bermanfaat bagi kesehatan jantung, sedangkan kacang-kacangan juga kaya serat.
Kekurangan protein dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan massa otot, penurunan sistem imun, dan masalah pertumbuhan pada anak-anak. Gejala awal seperti kelelahan bisa menjadi tanda bahwa asupan protein kita kurang.
Di sisi lain, kelebihan protein juga tidak baik. Meskipun tubuh akan membuang sisa protein yang tidak terpakai, mengonsumsi protein secara berlebihan bisa menyebabkan masalah bagi ginjal dan hati.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui apa yang dianggap cukup untuk kebutuhan protein kita masing-masing. Ini akan membantu dalam menjaga keseimbangan nutrisi yang lebih baik.
Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: