BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 21:05 WIB

Mengenal Dead Butt Syndrome: Bahaya Duduk Terlalu Lama

Mengenal Dead Butt Syndrome: Bahaya Duduk Terlalu LamaMengenal Dead Butt Syndrome: Bahaya Duduk Terlalu Lama

Dead Butt Syndrome atau sindrom bokong mati semakin banyak diperhatikan oleh banyak orang, khususnya mereka yang banyak menghabiskan waktu duduk. Kondisi ini dapat mempengaruhi kesehatan dan produktivitas seseorang tanpa disadari.

Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan

Dengan budaya kerja yang kini cenderung mengharuskan banyak orang bekerja dari rumah dan panjangnya jam kerja di kantor, penting untuk memahami dampak buruk dari duduk terlalu lama, termasuk sindrom ini.

Apa itu Dead Butt Syndrome?

Dead Butt Syndrome merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana otot-otot gluteus menjadi tidak aktif akibat posisi duduk yang berkepanjangan. Hal ini dapat mengakibatkan kelemahan otot dan rasa tidak nyaman yang bisa menjalar ke bagian tubuh lainnya.

Walaupun terdengar sepele, dampak fisiologis dari sindrom ini tidak bisa diremehkan. Otot yang lemah tidak hanya berpengaruh pada kemampuan bergerak, tetapi juga dapat meningkatkan risiko mengalami masalah pada punggung dan pinggul.

Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo

Gejala dari Dead Butt Syndrome

Gejala yang umum dirasakan oleh mereka yang terpengaruh mencakup nyeri atau ketidaknyamanan di area bokong serta punggung bawah. Penderitanya seringkali mengalami kesulitan saat berdiri atau berjalan setelah duduk lama.

Lebih dari sekadar masalah fisik, sindrom ini juga mengakibatkan penurunan fokus dan produktivitas saat bekerja. 'Ketika otot tidak berfungsi dengan baik, Anda akan merasa lelah dan kurang berenergi,' ujar Dr. Maria, seorang fisioterapis.

Cara Mencegah Dead Butt Syndrome

Salah satu cara terpenting untuk mencegah kondisi ini adalah dengan melakukan istirahat berkala saat bekerja. Cobalah untuk berdiri dan bergerak setiap 30 menit untuk mengaktifkan otot-otot yang tidak terpakai.

Selain itu, latihan penguatan untuk otot-otot gluteus juga sangat dianjurkan. 'Gerakan sederhana seperti squat dan lunges dapat membantu menjaga kekuatan otot bokong,' tambah Dr. Maria.

Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenal Dead Butt Syndrome: Bahaya Duduk Terlalu Lama

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!