BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 15:40 WIB

Fenomena Lean Diabetes: Menanti Kesadaran di Tengah Krisis Kesehatan

Fenomena Lean Diabetes: Menanti Kesadaran di Tengah Krisis KesehatanFenomena Lean Diabetes: Menanti Kesadaran di Tengah Krisis Kesehatan

Diabetes melitus tipe 2 umumnya dihubungkan dengan obesitas, namun fenomena menarik bernama lean diabetes menunjukkan bahwa individu bertubuh kurus juga dapat mengidap penyakit ini.

Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan

Fenomena yang tengah muncul di kalangan populasi Asia Selatan, termasuk India, ini menarik perhatian para peneliti dan pakar kesehatan.

Pengertian Lean Diabetes dan Paradoks yang Dihadapi

Kondisi lean diabetes mendeskripsikan individu yang tampak sehat dengan berat badan ideal tetapi mengalami gangguan kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa meskipun bertubuh kurus, individu dalam kategori ini dapat menderita kekurangan insulin dan resistensi insulin, yang mengakibatkan kadar gula darah yang tinggi.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Madras Diabetes Research Foundation dan Universitas Dundee menyebutkan bahwa sekitar 10-20 persen pengidap diabetes melitus memiliki tubuh yang kurus. Hal ini menunjukkan pentingnya pemahaman mendalam tentang dinamika penyakit ini.

Pakar kesehatan mengindikasikan bahwa fenomena ini mencakup aspek metabolisme yang unik di kalangan orang India, yang bisa berbeda dengan populasi lain. Ini menjadi tantangan baru dalam penanganan diabetes secara global.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak

Faktor Penyebab Lean Diabetes

Beberapa faktor pemicu lean diabetes termasuk pola makan tinggi karbohidrat olahan dan rendahnya aktivitas fisik. Dr. Kristina Utzschneider, seorang pakar diabetes, menjelaskan bahwa disfungsi sel beta pankreas dan resistensi insulin merupakan dua masalah utama yang ditemukan pada pengidap diabetes tipe 2 yang bertubuh kurus.

Ia menekankan, 'Kurus tidak selalu berarti seseorang sensitif terhadap insulin, meskipun biasanya seiring peningkatan BMI, sensitivitas insulin menurun. Seseorang yang kurus berpotensi mengalami resistensi insulin.'

Hal ini menunjukkan bahwa pengidap diabetes ramping sering menghadapi tantangan lebih dalam pengelolaan kondisinya. Dengan gaya hidup yang cenderung kurang aktif, mereka mungkin tidak mendapatkan penanganan yang tepat.

Statistik Diabetes di Indonesia dan Dampaknya

Di Indonesia, prevalensi diabetes merupakan masalah kesehatan yang serius, dengan estimasi 19,47 juta dewasa terdiagnosis diabetes, menurut Federasi Diabetes Internasional. Ini sebanding dengan 10,6% dari total populasi dewasa, menempatkan Indonesia di urutan kelima negara dengan jumlah pengidap diabetes terbanyak.

Lebih dari itu, banyak individu yang mengidap diabetes tidak terdiagnosis, potensi ini dapat berujung pada komplikasi kesehatan lanjutan yang lebih berbahaya. Di tengah kondisi ini, peningkatan kesadaran dan pemahaman tentang lean diabetes sangat krusial.

Penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama meningkatkan informasi mengenai diabetes, agar pengidap dapat mendapatkan penanganan yang lebih baik dan pencegahan yang efektif bagi yang berisiko.

Baca juga: Olahraga Low Impact: Pilihan Ideal untuk Pemula

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Lean Diabetes: Menanti Kesadaran di Tengah Krisis Kesehatan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!