BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 12:55 WIB

Kementerian Kesehatan: Kebutuhan Urgent Tenaga Kesehatan di Lokasi Bencana

Kementerian Kesehatan: Kebutuhan Urgent Tenaga Kesehatan di Lokasi BencanaKementerian Kesehatan: Kebutuhan Urgent Tenaga Kesehatan di Lokasi Bencana

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengeluarkan pernyataan mengenai kebutuhan mendesak tenaga kesehatan di daerah bencana banjir dan tanah longsor di Aceh dan Sumatera Barat.

Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana

Kekurangan tenaga medis dan obat-obatan ini menjadi sorotan utama mengingat situasi darurat yang dihadapi para korban.

Kebutuhan Tenaga Kesehatan di Provinsi Aceh

Di Provinsi Aceh, Kementerian Kesehatan mencatat kebutuhan mendesak akan berbagai jenis tenaga medis. Dibutuhkan tiga dokter spesialis bedah, lima dokter spesialis penyakit dalam, dan 15 dokter umum.

Ada juga permintaan untuk 17 perawat, 12 bidan, dan enam ahli gizi, di mana keberadaan mereka diharapkan dapat membantu pemulihan kesehatan para korban.

Sanitarian yang terdaftar pun diharapkan dapat berperan dalam intervensi kesehatan lingkungan guna mencegah penyebaran penyakit.

Baca juga: Menjalin Hubungan dengan Finfluencer: Membuka Pintu Menuju Finansial yang Lebih Baik

Kebutuhan Tenaga Kesehatan di Sumatera Utara - Tapanuli Tengah

Provinsi Sumatera Utara khususnya Tapanuli Tengah juga mengalami kebutuhan signifikan tenaga kesehatan. Kemenkes melaporkan perlunya 50 dokter umum, perawat, dan bidan untuk membantu pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.

Peningkatan jumlah tenaga kesehatan dalam bentuk sanitarian juga sangat dibutuhkan, dengan total 50 orang yang diperlukan untuk menjaga sanitasi dan kesehatan pengungsi.

Kondisi ini menjadi sangat mendesak mengingat banyaknya pengungsian yang terjadi akibat bencana alam ini.

Kebutuhan Tenaga Kesehatan di Kota Sibolga dan Sumatera Barat

Kota Sibolga di Provinsi Sumatera Utara juga memerlukan sebanyak lima dokter spesialis bedah dan anastesi, serta 14 dokter umum untuk memenuhi kebutuhan kesehatan pengungsi.

Selain itu, permintaan terhadap perawat, bidan, ahli gizi, dan tenaga medis lainnya juga tercatat agar kebutuhan kesehatan di sana dapat terpenuhi.

Sementara di Sumatera Barat, kebutuhan akan dua dokter spesialis bedah dan enam dokter penyakit dalam juga menjadi prioritas, ditambah dengan perlunya ahli gizi sebanyak lima orang untuk mendukung nutrisi ibu dan anak di lokasi pengungsian.

Baca juga: Manfaat Hyaluronic Acid: Solusi untuk Segala Jenis Kulit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kementerian Kesehatan: Kebutuhan Urgent Tenaga Kesehatan di Lokasi Bencana

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!