BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 19:18 WIB

Peringatan Polusi Udara di Thailand: Pentingnya Masker untuk Traveler

Peringatan Polusi Udara di Thailand: Pentingnya Masker untuk TravelerPeringatan Polusi Udara di Thailand: Pentingnya Masker untuk Traveler

Traveler yang merencanakan kunjungan ke Thailand disarankan untuk membawa masker akibat meningkatnya polusi udara di beberapa wilayah, khususnya terkait dengan kadar partikel PM2,5.

Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan

Badan Pengembangan Teknologi Geoinformatika dan Antariksa (GISTDA) Thailand telah memberikan peringatan resmi mengenai lonjakan kadar polusi yang membahayakan kesehatan masyarakat dan pengunjung.

Meningkatnya Kadar PM2,5 di Thailand

Aplikasi Check Foon melaporkan lonjakan signifikan dalam kadar PM2,5 pada Senin, 1 Desember 2025. Partikel PM2,5, yang lebih kecil dari 2,5 mikrometer, berasal dari asap kendaraan, emisi industri, kebakaran hutan, dan debu perkotaan.

Kandungan PM2,5 yang tinggi dapat masuk ke paru-paru dan aliran darah, berisiko menimbulkan masalah kesehatan seperti batuk, sesak napas, dan penyakit jantung. Data terbaru menunjukkan lima provinsi di Thailand sudah mencapai zona merah untuk polusi ini.

Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial

Kualitas Udara di Bangkok dan Daerah Lainnya

Kualitas udara di Bangkok menunjukkan kondisi yang memprihatinkan, dengan konsentrasi PM2,5 mencapai ambang batas merah di 48 distrik. Distrik seperti Nong Khaem dan Bang Bon mencatat kadar tertinggi.

Pusat informasi kualitas udara Administrasi Metropolitan Bangkok mencatat pada pukul 07.00, kadar PM2,5 di ibukota mencapai 45 µg/m³, jauh melampaui batas aman nasional yang ditetapkan pada 37,5 µg/m³. Distrik-distrik seperti Lat Krabang juga mencatat kadar di atas 52 µg/m³.

Tindakan Pencegahan untuk Masyarakat dan Turis

Pihak berwenang telah mengimbau masyarakat dan turis untuk mengenakan masker bersertifikasi PM2,5 saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, pembatasan aktivitas dengan beban berat disarankan untuk mengurangi dampak polusi.

Masyarakat diingatkan untuk selalu memantau gejala seperti batuk, sesak napas, dan iritasi mata. Kelompok rentan khususnya diharapkan menggunakan masker setiap kali berada di luar untuk menjaga kesehatan mereka.

Baca juga: Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peringatan Polusi Udara di Thailand: Pentingnya Masker untuk Traveler

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!