Menjaga Pola Makan Sehat: Pentingnya Mengurangi Konsumsi Gorengan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan perlunya perhatian khusus terhadap pola makan, terutama bagi penggemar gorengan. Konsumsi gorengan yang tinggi kalori tanpa diimbangi aktivitas fisik dapat membahayakan kesehatan.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya
Dalam penjelasannya, Menkes menjelaskan bahwa satu potong gorengan mengandung kalori antara 100 hingga 150. Jika seseorang mengonsumsi tiga hingga empat potong, kalori yang masuk setara dengan satu porsi makan siang lengkap.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa banyak orang tidak menyadari dampak dari mengonsumsi tiga gorengan. Akibatnya, seseorang dapat mengasup kalori antara 300 hingga 450, yang sulit dibakar tanpa aktivitas fisik yang memadai.
Sebagai contoh, Menkes, yang memiliki berat sekitar 70 kg, menjelaskan bahwa untuk membakar kalori dari tiga gorengan, seseorang perlu berlari sejauh lima kilometer. "Wah, untuk orang dengan berat badan seperti saya, itu harus lari 5 kilo," ungkapnya.
Meskipun hanya mengonsumsi satu gorengan, kalori yang terkandung tetap memerlukan usaha ekstra untuk dibakar. Misalnya, 15 menit di atas treadmill diperlukan untuk membakar kalori dari satu gorengan.
Menkes mendorong masyarakat untuk membatasi gorengan dan menerapkan pedoman yang dikenal sebagai Isi Piringku. Pedoman ini mendorong pembagian porsi makanan untuk menciptakan pola makan yang lebih sehat.
Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih
Setengah piring sebaiknya diisi dengan sayur dan buah. Sayur dan buah kaya akan serat, vitamin, dan mineral, semua yang berkontribusi terhadap kesehatan tubuh.
Sebagian piring yang lain, sekitar seperempat, disarankan untuk diisi dengan makanan pokok seperti nasi, roti, atau kentang. Karbohidrat kompleks dengan serat diutamakan untuk menjaga energi.
Seperempat terakhir piring sebaiknya diisi dengan sumber protein, seperti ikan, ayam, atau tahu-tempe, yang berperan penting dalam memperbaiki sel dan menjaga massa otot.
Menkes juga menekankan pentingnya mencukupi kebutuhan akan air dengan anjuran delapan gelas per hari. Ini sangat penting untuk menjaga hidrasi dan fungsi tubuh yang optimal.
Di samping itu, ia menganjurkan agar masyarakat membatasi konsumsi gula, garam, dan lemak. Gula sebaiknya dibatasi hingga empat sendok makan per hari, garam maksimal satu sendok teh, dan lemak sebaiknya tidak lebih dari lima sendok makan.
Dengan menerapkan pedoman ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pola makan yang sehat dan mengurangi risiko masalah kesehatan yang berkaitan dengan pola makan tidak seimbang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: