Meningitis Meningokokus: Bahaya dan Pentingnya Vaksinasi
Penyakit meningokokus merupakan infeksi serius yang dapat mengancam jiwa, dengan risiko kematian dalam waktu kurang dari 24 jam setelah terinfeksi.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan
Infeksi ini bisa menyerang berbagai kalangan usia, dari bayi hingga lansia, tanpa melihat status kesehatan individu.
Infeksi meningokokus disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis. Meskipun tidak langsung menimbulkan gejala, bakteri ini bisa tinggal dalam tubuh manusia berbulan-bulan.
Kelompok yang sering menjadi carrier adalah remaja dan dewasa muda. "Jangan salah, yang menjadi carrier itu justru remaja dan dewasa muda. Orang-orang muda sehat inilah yang menjadi penularnya," ujar Suzy Maria, seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam.
Penyebaran infeksi terjadi melalui percikan cairan pernapasan saat batuk atau bersin. Di negara maju, tingkat kejadian meningokokus lebih tinggi di kalangan mahasiswa atau anggota militer yang berinteraksi dalam ruangan tertutup.
Bakteri ini dapat berkembang biak di nasofaring, yaitu bagian belakang hidung dan tenggorokan, sebelum menyerang aliran darah, terutama ketika sistem imun seseorang berkurang.
Gejala umum dari infeksi meningokokus meliputi demam tinggi, sakit kepala hebat, dan kekakuan leher. "Gejala umumnya demam tinggi, sakit kepala, dan kaku kuduk," lanjut Suzy.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Bagi sebagian orang, termasuk bayi dan lansia dengan sistem imun yang lemah, gejala mungkin tidak tampak jelas. Ini meningkatkan risiko komplikasi parah.
Bayi dan lansia adalah kelompok yang paling rentan terhadap infeksi. Sistem kekebalan yang sedang berkembang atau lemah membuat mereka lebih mudah terinfeksi bakteri meningokokus.
Ketika menunjukkan gejala, penting untuk segera mencurigai adanya masalah kesehatan dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Vaksinasi merupakan salah satu langkah preventif terbaik untuk melindungi dari infeksi meningokokus. Vaksin meningitis konjugat dapat membentuk sel memori dan memberikan perlindungan jangka panjang.
"Vaksin meningitis konjugat generasi terbaru bisa mengurangi risiko carrier dan melindungi dalam jangka panjang," jelas Suzy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: