Harga Dan Depresiasi Mobil Listrik BYD Seal Di Indonesia
Harga baru BYD Seal kini mencapai Rp 750 juta untuk varian tertingginya, menarik perhatian konsumen di Tanah Air.
Baca juga: Meningkatkan Kebugaran dengan Tantangan Workout 30 Hari Tanpa Alat
Namun, harga pasar untuk varian bekas mengalami penurunan signifikan hanya dalam waktu satu tahun.
Harga untuk BYD Seal baru bervariasi bergantung pada tipe, dengan harga terendah di Rp 639 juta hingga tertinggi Rp 750 juta.
Penurunan nilai jual kembali mobil ini dalam waktu singkat menimbulkan pertanyaan mengenai faktor-faktor penyebabnya.
Melihat dari platform jual beli mobil bekas, terdapat contoh BYD Seal Premium yang dijual seharga Rp 439 juta setelah menempuh jarak 13.000 kilometer.
Sementara itu, BYD Seal Performance dengan jarak tempuh di bawah 10.000 kilometer ditawarkan seharga Rp 500 juta, Rp 250 juta lebih murah dibandingkan versi barunya.
Salah satu faktor utama dalam penurunan nilai jual kembali mobil listrik adalah kekhawatiran pembeli terhadap baterai, komponen termahal dari mobil listrik.
Baca juga: Mengungkap Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Yannes Martinus Pasaribu, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, menyatakan bahwa 'baterai merupakan pusat kekhawatiran terbesar bagi calon pembeli mobil bekas.'
Degradasi kapasitas baterai seiring dengan penggunaan memang sangat menjadi perhatian konsumen yang ingin membeli mobil bekas.
Setelah sekitar 3.000 siklus pengecasan, baterai bisa kehilangan garansi pabrik, yang menjadi kekhawatiran tersendiri bagi calon pembeli.
Agung Iskandar, Direktur OLXMobbi, menjelaskan bahwa banyaknya pendatang baru di segmen mobil listrik dengan harga lebih terjangkau berkontribusi pada tingginya depresiasi harga mobil listrik bekas.
Ia menyatakan bahwa 'harga jual mobil listrik bekas di pasaran saat ini terpantau mengalami tingginya depresiasi, bahkan lebih tinggi dibandingkan mobil hybrid dan non-listrik.'
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: