Ariel NOAH Alami Cedera Meniscus Tear, Apa Itu dan Bagaimana Penanganannya?
Ariel NOAH tengah menjadi sorotan publik setelah mengalami cedera meniscus tear yang mengganggu aktivitas olahraganya, seperti voli dan padel. Penampilan Ariel yang mengenakan pelindung lutut menambah perhatian terhadap kondisinya.
Baca juga: Keamanan dan Manfaat Lari Malam di Perkotaan
Melalui unggahan di Instagram, Ariel membagikan informasi mengenai cedera yang dialaminya dan menyatakan bahwa ia telah menjalani beberapa treatment untuk menanganinya. Hal ini membuka diskusi lebih luas tentang cedera meniscus tear dan cara penanganannya.
Meniscus tear adalah cedera pada tulang rawan lutut yang berfungsi sebagai bantalan antara tulang-tulang sendi lutut. Cedera ini biasanya terjadi akibat gerakan tiba-tiba atau aktivitas olahraga yang melibatkan putaran atau pergerakan secara mendadak.
Menurut National Health Service (NHS), cedera ini juga dapat terjadi akibat cedera ringan saat seseorang berdiri atau bangun dari duduk. Tanda-tanda umum yang dapat dikenali antara lain nyeri atau rasa perih pada lutut serta keluhan lutut yang kaku atau bengkak.
Gejala lainnya termasuk kesulitan dalam menggerakkan lutut, sensasi 'klik' saat bergerak, dan lutut yang terasa tidak stabil. Oleh karena itu, diagnosa yang tepat menjadi hal yang sangat penting, mengingat gejala mirip dengan keseleo.
Baca juga: Aksi Nekat Pria di Atas Kereta Commuterline Viral di Media Sosial
Bagi penderita cedera meniscus tear seperti Ariel NOAH, disarankan untuk menghentikan aktivitas fisik dan memberikan istirahat pada lutut. Mengompres dengan es selama 20 menit secara berkala juga dapat membantu meredakan nyeri.
Penggunaan perban elastis atau knee support disarankan, namun perlu dilepas saat tidur. Penggunaan kompres panas, alkohol, serta mengangkat beban berat sebaiknya dihindari untuk mempercepat proses penyembuhan.
Selain itu, mengonsumsi paracetamol dapat membantu mengurangi rasa sakit sementara. Setelah beberapa hari, melakukan gerakan ringan sangat penting untuk mencegah kekakuan pada lutut.
Sebagian besar cedera meniscus tear dapat pulih tanpa memerlukan tindakan operasi, meskipun waktu pemulihan bisa cukup lama. Fisioterapi sering direkomendasikan untuk mengurangi nyeri serta meningkatkan kekuatan dan mobilitas lutut.
Jika cedera tergolong parah, prosedur arthroscopy mungkin diperlukan untuk memperbaiki atau mengangkat bagian tulang rawan yang rusak. Proses ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi normal lutut agar pasien bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.
Baca juga: Menciptakan Suasana Nyaman di Kamar Tidur dengan Prinsip Fengshui
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: