BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 16:30 WIB

Memahami Kerusakan Saraf Mata: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Memahami Kerusakan Saraf Mata: Gejala, Penyebab, dan PengobatannyaMemahami Kerusakan Saraf Mata: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Kerusakan saraf mata dapat mengakibatkan dampak signifikan terhadap kesehatan penglihatan seseorang. Segera mengenali gejala dan penyebabnya dapat membantu mencegah kondisi yang lebih serius.

Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo

Gejala umum kerusakan saraf mata termasuk nyeri dan penglihatan kabur, yang kerap kali menjadi tanda awal dari permasalahan medis serius seperti sklerosis multipel.

Ciri-ciri Kerusakan Saraf Mata

Kerusakan saraf mata, atau neuritis optik, terjadi akibat peradangan yang merusak saraf optik. Gejala awal yang sering dialami adalah nyeri saat menggerakkan mata serta kehilangan penglihatan sementara pada satu mata.

Menurut Mayo Clinic, lebih dari 90% kasus neuritis optik disertai dengan nyeri mata, yang semakin parah ketika mata digerakkan. Penurunan ketajaman penglihatan juga dapat terjadi, sehingga pandangan menjadi tidak jelas atau buram.

Kehilangan sebagian lapang pandang, terutama di bagian tengah, serta pengurangan persepsi warna, khususnya pada warna merah, merupakan ciri khas kerusakan saraf mata. Penderita sering kali mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut secara bersamaan.

Baca juga: Kesehatan Mental Generasi Muda: Pentingnya Perawatan Diri di Era Modern

Penyebab Kerusakan Saraf Mata

Kerusakan saraf mata dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Penyakit autoimun dan peradangan adalah penyebab umum, di mana sistem imun menyerang jaringan tubuh, termasuk saraf optik.

Infeksi yang berasal dari virus, bakteri, maupun parasit juga dapat memicu kerusakan saraf optik. Dalam beberapa kasus, infeksi ini bisa menyerang langsung atau memicu respons imun yang merusak.

Lebih lanjut, zat-zat tertentu dalam obat-obatan dan racun, seperti obat infeksi atau alkohol, dapat memicu neuropati optik. Selain itu, kurangnya aliran darah, kekurangan vitamin B12, tumor, serta diabetes tipe 2 yang tidak terkontrol juga merupakan faktor risiko yang perlu diperhatikan.

Pengobatan Kerusakan Saraf Mata

Pengobatan kerusakan saraf mata dipandu oleh kondisi masing-masing pasien. Langkah pertama yang disarankan adalah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

Pemberian obat antiinflamasi, terutama steroid melalui infus, umumnya menjadi pilihan utama. Obat ini bertujuan untuk mengurangi peradangan serta memperbaiki penglihatan yang rusak.

Jika terdapat penyebab mendasar seperti infeksi, dokter mungkin akan merekomendasikan antibiotik. Untuk kondisi autoimun, terapi plasma bisa dipertimbangkan guna mengurangi aktivitas sistem imun yang terganggu.

Baca juga: Pengembalian Jam Tangan Mewah Ahmad Sahroni Usai Kejadian Penjarahan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Memahami Kerusakan Saraf Mata: Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!