BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 20:53 WIB

Fenomena Mammae Aberans: Ketika ASI Keluar dari Ketiak

Fenomena Mammae Aberans: Ketika ASI Keluar dari KetiakFenomena Mammae Aberans: Ketika ASI Keluar dari Ketiak

Media sosial TikTok baru-baru ini dikejutkan oleh fenomena langka seorang wanita yang mengeluarkan air susu ibu (ASI) dari ketiaknya. Dokter spesialis menegaskan bahwa kondisi ini dikenal dengan istilah 'mammae aberans' dan bukanlah hal yang umum.

Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi

Dalam wawancara dengan dr. Niken Pudji Pangastuti, SpOG, KFER dari Brawijaya Hospital Antasari, dijelaskan bahwa kelenjar payudara bisa berada di area ketiak, yang memicu kemungkinan keluarnya ASI dari ketiak saat payudara terisi.

Apa itu Mammae Aberans?

Mammae aberans merupakan kondisi di mana jaringan kelenjar payudara tidak sepenuhnya berpindah ke tempat yang seharusnya di payudara. Bagian dari jaringan tersebut dapat tertinggal di area ketiak, berpotensi menyebabkan keluarnya ASI dari ketiak.

Dr. Niken menjelaskan, "Jadi asal muasalnya kelenjar payudara itu awalnya dari daerah ketiak. Terus dia turun, masuk ke area payudara." Hal ini menunjukkan bahwa proses perkembangan jaringan payudara bisa mengalami kelainan.

Wanita dengan kondisi ini juga bisa merasakan pembengkakan menyakitkan di area ketiak, yang memengaruhi kenyamanan mereka dalam beraktivitas.

Baca juga: Pentingnya Sarapan Sehat untuk Petinju

Gejala dan Dampak Kesehatan

Dari sisi kesehatan, meskipun tidak membahayakan, penderita dapat merasakan nyeri yang signifikan. Dr. Niken menambahkan, "Berbahaya sih nggak, tapi nyeri iya, bikin demam," menandakan bahwa kondisi ini dapat berimbas pada kualitas hidup.

Wanita dengan mammae aberans mungkin mengalami kesulitan menutup lengan karena pembengkakan. Hal ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan ketidaknyamanan.

Meski mayoritas kasus ini tidak membahayakan jiwa, kondisi ini bisa menjadi sumber stres psikologis, terutama di tengah stigma sosial yang mengelilinginya.

Perawatan dan Pengobatan

Untuk mengatasi mammae aberans, dr. Niken merekomendasikan metode kompres dan pembebatan pada area yang bengkak. "Biasanya mammae aberans kan masalah genetik ya. Ada kegagalan sebagian dari kelenjar payudara yang nggak turun ke tempat seharusnya," jelasnya.

Walaupun banyak wanita mengalami kondisi ini, hal ini tetap tidak dapat dianggap normal. Perawatan yang tepat sangat vital untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan secara keseluruhan.

Pelaksanaan pengobatan yang tepat diharapkan dapat meredakan gejala nyeri dan mencegah komplikasi lebih jauh akibat pembengkakan.

Baca juga: Sepatu Putih: Aksesori Fashion yang Tak Lekang oleh Waktu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Fenomena Mammae Aberans: Ketika ASI Keluar dari Ketiak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!