Fenomena Ribuan Ikan Lele Muncul di Kanal Canberra Singapura
Warga kawasan Canberra di Singapura dikejutkan oleh kehadiran ribuan ikan lele di kanal setempat, menciptakan pemandangan yang tidak biasa dan menarik perhatian publik.
Baca juga: Deddy Desta Nyatakan Tuntutan 17+8 dan Pesan untuk Prabowo
Fenomena ini terungkap melalui video yang diunggah oleh Regine Tan di grup Facebook Singapore Wildlife Sightings, memicu berbagai spekulasi mengenai penyebab berkumpulnya ikan-ikan tersebut.
Dalam unggahan video pada Rabu, 10 Desember 2025, Regine Tan berbagi momen mengejutkan ketika ribuan ikan lele menyelimuti aliran air di kanal permukiman Canberra. "Apakah itu ikan lele? Mereka mau pergi ke mana?" tanyanya dalam video tersebut.
Kejadian ini mendapatkan perhatian luas, terutama setelah dibagikan di media sosial. Tayangan video tersebut menunjukkan sekumpulan ikan lele bergerombol di satu titik, menarik perhatian warga dan pengamat alam.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Pakar satwa liar, Ivan Kwan, memberikan penjelasan mengenai fenomena ini. Ia menduga bahwa ikan lele yang terlihat adalah spesies lele laut sagor, yang sebelumnya diteliti oleh Universitas Nasional Singapura (NUS).
Dokumen penelitian NUS menunjukkan bahwa lele laut sagor cenderung berkumpul di kanal atau tempat perairan yang terhubung langsung dengan laut, terutama saat kondisi air mengalami penurunan.
Wild Singapore juga memberikan informasi terkait spesies ikan ini. Dikatakan bahwa ikan lele laut sagor memiliki duri beracun, sehingga warga diingatkan untuk tidak menyentuh atau mengangkatnya.
"Duri mereka beracun dan sengatannya bisa sangat menyakitkan serta bisa bertahan cukup lama," jelas mereka, menekankan pentingnya kewaspadaan.
Selain itu, laporan dari warga setempat menggambarkan tidak hanya ikan lele tetapi juga keberadaan kawanan serangga yang terbang di sekitar kanal. Seorang warga menyatakan bahwa ia melihat kawanan serangga tersebut hampir setiap hari, menambah keunikan lingkungan sekitar.
Baca juga: Mengenali Gejala Awal Serangan Jantung untuk Pencegahan yang Lebih Baik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: