BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 06 JANUARI 2026 • 17:35 WIB

Pelanggaran Lalu Lintas Melonjak di Jakarta Lewat Sistem ETLE

Pelanggaran Lalu Lintas Melonjak di Jakarta Lewat Sistem ETLEPelanggaran Lalu Lintas Melonjak di Jakarta Lewat Sistem ETLE

Tahun 2025 mencatat kenaikan signifikan pelanggaran lalu lintas yang terdeteksi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Jakarta. Data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa pelanggaran mengalami lonjakan hingga 44 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca juga: Mengungkap Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Mental dan Emosional

Penerapan sistem tilang terbagi menjadi dua kategori, dengan tilang statis meningkat 44 persen dan tilang bergerak naik 61 persen. Angka peningkatan ini mencerminkan efektivitas sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis elektronik.

Statistik Pelanggaran ETLE di Tahun 2025

Sepanjang tahun 2025, sistem ETLE mencatat 227.626 kasus pelanggaran statis, naik dari 157.970 pada tahun 2024. Kombes Pol Komarudin, Dirlantas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa pelanggaran ETLE mobile mencapai 27.317 kasus, mencatat peningkatan signifikan.

Sementara itu, tindakan tilang manual mengalami penurunan drastis, dengan 72.375 kasus pada tahun lalu, berkurang 62 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 189.022 pelanggaran. Penurunan ini menunjukkan bahwa sistem elektronik mulai efektif dalam memantau pelanggaran lalu lintas.

Komarudin menekankan bahwa semua pengguna jalan, termasuk kendaraan dinas dari TNI, Polri, dan Pemda, akan terekam oleh kamera ETLE saat melakukan pelanggaran. Harapannya, sistem ini dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Baca juga: Dampak Perkataan Kasar Orang Tua terhadap Psikologi Anak

Kinerja Sistem ETLE Berdasarkan Jenis Kendaraan

Peningkatan jumlah kendaraan yang terlibat pelanggaran di tahun 2025 mencapai 186.855 unit, naik 3 persen dibandingkan tahun 2024. Ini menunjukkan bahwa sistem ETLE berhasil menjangkau berbagai jenis kendaraan di Jakarta.

Namun, khusus untuk kendaraan penumpang, terjadi penurunan pelanggaran sebesar 29 persen, dengan hanya 102.113 unit yang terlibat. Data ini berbicara bahwa sistem ETLE berkontribusi pada pengurangan pelanggaran di sektor ini.

Melihat tren ini, Komarudin berharap bahwa penerapan sistem ETLE akan terus mendorong kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas yang berlaku.

Pengembangan Infrastruktur Penegakan Hukum Lalu Lintas

Untuk mendukung penerapan sistem ETLE, Polda Metro Jaya gencar menambah infrastruktur pendukung. Salah satu inisiatif penting adalah pembangunan 'Traffic Management Center' yang akan dilengkapi dengan 4.437 kamera pengawas.

Dengan penambahan jumlah kamera, diharapkan sistem ini dapat memantau hampir semua bagian jalan di Jakarta, sehingga menambah efisiensi dalam mengatasi pelanggaran lalu lintas. Komarudin optimis bahwa pengembangan infrastruktur ini akan mendorong budaya tertib berlalu lintas.

Ia juga menekankan bahwa komitmen untuk keselamatan di jalan tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga pada kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pelanggaran Lalu Lintas Melonjak di Jakarta Lewat Sistem ETLE

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!