BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 08 JANUARI 2026 • 14:04 WIB

Mengapa Keheningan Menjadi Pilihan untuk Mengatasi Kecemasan?

Mengapa Keheningan Menjadi Pilihan untuk Mengatasi Kecemasan?Mengapa Keheningan Menjadi Pilihan untuk Mengatasi Kecemasan?

Di tengah keramaian yang kian mendominasi, banyak individu justru merasa lebih baik dalam keheningan. Keputusan ini sering menjadi strategi untuk mengelola stres dan mengisi kembali energi yang hilang.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat

Bagi sebagian orang, suasana ramai kerap menjadi pemicu kecemasan, sementara keheningan merespons kebutuhan untuk merenung dan memberikan ruang bagi pikiran.

Dampak Sosial dari Keramaian

Keramaian sering diasosiasikan dengan interaksi sosial yang dinamis, tetapi bagi banyak orang, suasana ini bisa melelahkan. Sebuah studi oleh peneliti di Universitas California menjelaskan bahwa bagi individu introvert, keramaian dapat memicu stres dan ketidaknyamanan.

Mereka mengalami tantangan dalam berkonsentrasi akibat banyaknya suara dan aktivitas di sekitar mereka. Ini tidak hanya berdampak pada produktivitas, tetapi juga pada kesehatan mental, menjadikannya isu yang semakin penting untuk dibahas.

Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray

Keheningan sebagai Ruang Refleksi

Keheningan memberikan kesempatan bagi individu untuk merenung dan melakukan evaluasi diri. Dalam suasana tenang, pikiran bisa diproses dengan lebih baik, sekaligus mengurangi tingkat stres yang dirasakan.

Psikolog menunjukkan bahwa waktu dalam keheningan dapat membawa kemudahan dalam mengatasi berbagai masalah emosi yang kompleks. Sehingga, mencari waktu sendirian menjadi metode efektif untuk mendapatkan kedamaian yang diperlukan.

Preferensi Pribadi: Introversi vs. Ekstroversi

Preferensi terhadap keheningan sering kali berkaitan dengan tipe kepribadian seseorang. Individu yang introvert biasanya lebih menyukai suasana tenang dan berusaha menghindari keramaian yang dapat menguras energi mereka.

Sebagaimana diungkapkan oleh Susan Cain dalam bukunya 'Quiet', kepribadian memengaruhi cara individu merespons lingkungan sekitar, baik itu bising atau sepi. Hal ini menunjukkan bahwa pengakuan terhadap tipe kepribadian dapat membantu dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Baca juga: Pentingnya Rutin Minum Obat Cacing Bagi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengapa Keheningan Menjadi Pilihan untuk Mengatasi Kecemasan?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!