BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 14 JANUARI 2026 • 15:30 WIB

Kaitan Cahaya dengan Suasana Hati dan Kesehatan Mental

Kaitan Cahaya dengan Suasana Hati dan Kesehatan MentalKaitan Cahaya dengan Suasana Hati dan Kesehatan Mental

Apakah kamu pernah merasa lebih bersemangat saat matahari bersinar? Hal ini bukan tanpa sebab, karena cahaya berperan penting dalam memengaruhi suasana hati kita.

Baca juga: Kementerian Perindustrian: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diajukan

Tidak hanya itu, kondisi pencahayaan juga berdampak pada berbagai aktivitas harian dan kesehatan mental kita secara keseluruhan.

Dampak Cahaya Terhadap Mood

Cahaya memiliki efek yang signifikan terhadap mood manusia. Kurangnya cahaya dapat menimbulkan perasaan sedih atau malas, sementara pencahayaan yang cukup justru bisa meningkatkan semangat.

Berdasarkan penelitian, terpapar sinar matahari dapat meningkatkan kadar serotonin, yang dikenal sebagai 'hormon bahagia'. Oleh karena itu, banyak orang merasa kurang berenergi di hari-hari mendung.

Disisi lain, saat pencahayaan lebih redup, tubuh kita akan memproduksi lebih banyak melatonin yang membuat kita merasa mengantuk. Ini menunjukkan pentingnya cahaya dalam mengatur ritme sirkadian kita.

Mencari tempat dengan pencahayaan alami yang baik bisa menjadi cara efisien untuk meningkatkan suasana hati.

Jenis-jenis Cahaya dan Pengaruhnya

Ada beragam jenis cahaya yang memengaruhi suasana hati, mulai dari cahaya alami hingga cahaya buatan. Sinar matahari memberikan efek positif yang paling besar di antara semua jenis cahaya.

Baca juga: Apple Persiapkan Peluncuran iPhone 17 Series dengan Teknologi eSIM Tanpa Slot SIM Tray

Sebaliknya, cahaya buatan seperti lampu neon atau lampu fluoresen dapat menciptakan suasana yang berbeda. Terpapar terlalu lama pada jenis lampu ini bisa mengakibatkan rasa lelah dan stres.

Selain itu, warna cahaya juga berkontribusi terhadap emosi. Cahaya biru misalnya, diketahui dapat meningkatkan fokus, sedangkan cahaya merah menciptakan suasana hangat dan akrab.

Oleh karena itu, pemilihan warna lampu di rumah atau tempat kerja sangat penting bagi kesehatan mental kita.

Cahaya dan Kesehatan Mental

Banyak studi menunjukkan bahwa kurangnya cahaya, terutama pada musim dingin, bisa menyebabkan gangguan afektif musiman atau Seasonal Affective Disorder (SAD).

Gejala dari kondisi ini sering kali berupa perasaan sedih dan kurang energi. Terapi cahaya menjadi salah satu solusi yang banyak diterapkan oleh mereka yang menghadapi masalah ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kaitan Cahaya dengan Suasana Hati dan Kesehatan Mental

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!