Kisah Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans: Sorotan Setelah Perpisahan
Hubungan Roby Tremonti dan Aurelie Moeremans menarik perhatian publik setelah peluncuran buku memoar Aurelie berjudul 'Broken Strings'. Dalam buku tersebut, Roby merasa dirinya dikaitkan dengan tuduhan serius, termasuk child grooming.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR
Roby mengungkapkan kepedihannya terkait akhir hubungan mereka, yang ia sebutkan bersifat sepihak. Ia merasa terkejut dengan tindakan Aurelie yang meninggalkan rumah setelah bertahun-tahun menikah secara agama.
Dalam wawancara, Roby menyatakan, 'Ya, jelas tidak baik. Jelas tidak baik.' Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap perpisahan yang ia rasa hanya dirasakan sepihak oleh diri mereka.
Ia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa Aurelie memutuskan untuk meninggalkan rumah mereka setelah hampir satu dekade menikah secara agama di Gereja Katolik Cibinong pada tahun 2011. 'Dia pergi begitu saja dari rumah ini,' tambahnya dengan penekanan pada rasa sakit yang dirasakannya.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Roby juga tidak bisa mengabaikan pertanyaan seputar keabsahan status pernikahan mereka setelah perpisahan itu. Ia mempertanyakan apakah Aurelie mendapatkan status liber dari gereja untuk membatalkan pernikahan.
'Tidak ada. Saya tidak pernah merasa dapat undangan dari gereja terkait untuk pembatalan (nikah). Itu tidak ada,' ucapnya dengan jelas, menekankan bahwa pernikahan mereka tetap sah di mata hukum gereja meskipun tidak dihadiri oleh keluarga Aurelie.
Roby menegaskan pentingnya memahami hukum pernikahan dalam gereja Katolik. 'Untuk memperjelas, pernikahan Katolik itu apabila syarat-syarat terpenuhi, 18 tahun, meskipun orang tuanya tidak setuju, menurut gereja itu sah untuk menikah,' terangnya.
Ia menambahkan, 'Ini bukan jadi polemik lagi ya. Dan di Katolik itu nikah agama ada suratnya, surat dari gereja, untuk diajukan ke sipil.' Hal ini menunjukkan bahwa pernikahan mereka tetap memiliki legalitas meskipun ada keraguan.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Mencegah Penyakit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: