BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 28 JANUARI 2026 • 15:32 WIB

Risiko Keselamatan Terkait Kendaraan Listrik di Indonesia Terungkap

Risiko Keselamatan Terkait Kendaraan Listrik di Indonesia TerungkapRisiko Keselamatan Terkait Kendaraan Listrik di Indonesia Terungkap

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan beragam risiko yang mengancam keselamatan pengguna kendaraan listrik di Indonesia. Penemuan ini menunjukkan perlunya kajian lebih dalam untuk mengatasi tantangan seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi ini.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual Berbasis AI untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Akurat

Investigasi Awal oleh KNKT

Dalam upaya untuk mengidentifikasi masalah keselamatan, KNKT telah menyelidiki dua kasus terkait kendaraan listrik. Namun, hingga kini, penyebab teknis baru dapat dipastikan pada satu kasus yang diteliti.

Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menyatakan, "Untuk kendaraan listrik ini memang ada beberapa hal yang baru bagi kita, dan terus terang kami juga sedang belajar melakukan investigasi kendaraan listrik dan dibantu oleh tenaga ahli yang memahami masalah kendaraan listrik."

Baca juga: Makanan Kaya Vitamin C untuk Daya Tahan Tubuh yang Optimal

Korsleting Listrik yang Mengancam

Di antara insiden yang diselidiki, satu kasus awalnya diduga merupakan kebakaran, tetapi penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa itu adalah korsleting listrik. Asap tebal yang muncul disebabkan oleh sistem pengkabelan yang bergeser dan bersentuhan dengan bodi kendaraan.

"Yang terjadi bukan kebakaran, tapi korsleting yang mengeluarkan asap cukup banyak. Penyebabnya karena wiring system bergeser ke badan kendaraan, lama-lama kabelnya terkelupas dan terjadi arus pendek," jelas Soerjanto.

Kekhawatiran pada Sistem Baterai 12 Volt

KNKT juga memberikan perhatian pada sistem kelistrikan tegangan rendah, khususnya pada baterai 12 volt. Gangguan pada sistem ini dapat menghasilkan masalah seperti ketidakmampuan membuka pintu kendaraan, bahkan dalam kondisi darurat.

"Kalau baterai 12 volt-nya bermasalah atau low voltage-nya bermasalah, pintu tidak bisa dibuka. Ini menjadi concern kami, karena dalam kondisi darurat pintu seharusnya tetap bisa dibuka," tambah Soerjanto. Temuan ini mendorong rekomendasi untuk perbaikan desain keselamatan agar akses evakuasi tetap tersedia.

Baca juga: Waspadai Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-hari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Risiko Keselamatan Terkait Kendaraan Listrik di Indonesia Terungkap

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!