BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 30 JANUARI 2026 • 15:29 WIB

Drama Di Balik Evakuasi Remaja Terjebak di Sumur Semarang

Drama Di Balik Evakuasi Remaja Terjebak di Sumur SemarangDrama Di Balik Evakuasi Remaja Terjebak di Sumur Semarang

Sebuah insiden mendebarkan terjadi di Mijen, Semarang, ketika seorang remaja berusia 17 tahun terjatuh ke dalam sumur sedalam 16 meter. Proses evakuasi yang berlangsung selama tujuh jam melibatkan petugas pemadam kebakaran dan warga setempat.

Baca juga: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri untuk Hubungan yang Sehat

Remaja berinisial SFP itu terjatuh setelah melarikan diri dari orangtuanya yang berniat membawanya ke rumah sakit jiwa. Insiden ini memunculkan berbagai tantangan selama upaya penyelamatan yang dramatis.

Latar Belakang Insiden

Peristiwa ini berlangsung di Kampung Kuripan, Kelurahan Wonolopo, Kecamatan Mijen. Korban, SFP, terjatuh ke dalam sumur ketika orangtuanya tengah memanggil dokter dari puskesmas setempat untuk memeriksanya.

Menurut nenek korban, Ponirah, insiden terjadi setelah SFP mengetahui keberadaan dokter. "Tahu ada dokter datang, cucu saya lari meski udah di pegang bapaknya tapi lepas dan tahu tahu udah di dalam sumur," ungkapnya.

Para tetangga dan keluarga mengungkapkan bahwa SFP telah mengalami gangguan jiwa sejak masa sekolah menengah pertama. Lurah Wonolopo, Rina Sugimurwani, menambahkan bahwa SFP tidak mengonsumsi obat yang diperlukan beberapa hari sebelum kejadian.

Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan

Proses Evakuasi yang Mendesak

Awalnya, warga setempat mencoba mengevakuasi SFP, namun ketika korban menunjukkan tanda-tanda ketakutan, mereka memutuskan untuk meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran. Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Ade Bhakti, menjelaskan bahwa tim langsung diterjunkan setelah menerima laporan darurat.

Selama proses evakuasi, petugas menemukan banyak tantangan. Korban yang dalam kondisi cemas sempat memberontak dan bahkan menyerang salah satu anggota tim yang berusaha membujuknya.

Dengan berat badan korban yang mencapai 100 kilogram dan kedalaman sumur 16 meter, evakuasi menjadi semakin sulit, terutama dengan cuaca hujan yang memperburuk situasi.

Metode Akhir untuk Menyelamatkan SFP

Setelah tujuh jam berjuang, petugas pemadam kebakaran terpaksa memilih metode yang lebih ekstrem untuk menyelamatkan SFP. Ade Bhakti menegaskan, "Berbagai metode kita lakukan dan udah menjelang malam, kita pilih cara yang ekstrem, korban kita kasih pelampung dan kita pasang tali kemudian kita isi air kedalam sumur."

Dua mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu mengisi air ke dalam sumur. Proses ini memungkinkan SFP untuk diangkat ke permukaan dengan lebih aman.

Akhirnya, setelah berbagai usaha dan tantangan, SFP berhasil dievakuasi pada sore hari. Keluarga dan warga setempat memberikan ucapan terima kasih kepada petugas yang telah bekerja keras dalam situasi mendesak ini.

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mata di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Drama Di Balik Evakuasi Remaja Terjebak di Sumur Semarang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!