Momen Seru Hari Membaca Nyaring Sedunia 2026: Dari Sejarah hingga Persiapan Acara
Hari Membaca Nyaring Sedunia, yang diadakan setiap tahun pada Rabu pertama bulan Februari, bertujuan untuk mempromosikan literasi di seluruh dunia.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR
Peringatan ini sangat penting, mengingat membaca nyaring dapat memperkuat kemampuan anak-anak dalam berbahasa dan memahami cerita.
Hari Membaca Nyaring Sedunia dimulai pada tahun 2010 dan bertujuan untuk menghidupkan kembali tradisi membaca dengan cara yang menyenangkan.
Organisasi nirlaba LitWorld berperan besar dalam kegiatan ini, dengan fokus memperkuat anak-anak dan komunitas melalui kekuatan cerita.
Membaca dengan lantang diyakini dapat meningkatkan kemampuan mengeja anak dan membangun empati, karena pendengar mampu terhubung dengan karakter di dalam cerita yang dibaca.
Baca juga: KPop Demon Hunters, Fenomena Baru di Netflix
Peringatan Hari Membaca Nyaring Sedunia di Indonesia pada tahun 2026 akan jatuh pada tanggal 4 Februari.
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) berencana menyelenggarakan acara yang menarik bagi anak-anak, dengan suasana yang ramah.
Suharyanto, Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penguatan budaya baca dan kecakapan literasi bagi anak-anak.
Acara ini dirancang agar peserta tidak merasa jenuh dan jauh dari formalitas sambutan pejabat.
Suharyanto mengharapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga dapat menumbuhkan minat baca sejak dini di kalangan anak-anak.
Dengan pengalaman yang menyenangkan, diharapkan anak-anak akan lebih tertarik mengembangkan kecintaan mereka terhadap buku dan budaya membaca.
Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Mencegah Penyakit
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: