Kekacauan Warisan Lina Jubaedah: Dokumen-Catatan Berharga Menghilang
Konflik mengenai warisan almarhumah Lina Jubaedah antara Teddy Pardiyana dan keluarga Sule semakin memanas. Baru-baru ini, Sule mengungkapkan bahwa dokumen penting dari safety box milik Lina telah hilang.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Catat Rekor Baru dengan Transfer Alexander Isak
Kejadian itu terungkap saat Putri Delina, anak Sule, berusaha mengurus aset warisan dan terkejut mendapati safety box tersebut sudah diambil oleh orang lain tanpa sepengetahuannya.
Sule, yang dikenal publik dengan nama asli Entis Sutisna, menceritakan betapa terkejutnya Putri Delina saat mendatangi bank. Ketika ingin mengambil dokumen dari safety box, ia diberitahu bahwa isi box tersebut telah diambil dua hari sebelumnya oleh orang tidak dikenal.
“Kalau safety box itu kan beritanya dari sopir almarhumah. Pada waktu itu Putri mau mengurus ke bank, tapi kata orang bank sudah ada yang mengambil orangnya dua hari yang lalu,” kata Sule.
Kebanyakan orang tentunya mengira bahwa akses untuk membuka safety box di bank sangat ketat dan hanya pemilik atau orang yang diberi kuasa yang bisa membukanya. Hal ini menimbulkan kecurigaan di pihak Sule dan keluarganya.
Baca juga: Waspadai Gula Tersembunyi dalam Makanan Sehari-hari
Sebagai seorang ayah, Sule mengaku kecewa dan bingung dengan hilangnya dokumen-dokumen berharga. Ia menyampaikan, “Ya saya juga sama gak paham kalau posisi safety box mah, harus tanyanya sama bank.”
Di tengah kekacauan ini, Sule menekankan bahwa dokumen yang hilang bukanlah harta warisan untuk Teddy Pardiyana atau anak-anak dari pernikahannya dengan Lina.
“Sebagian besar dokumen adalah milik Rizky Febian yang berhubungan dengan bisnis kontrakan miliknya,” tegasnya, menunjukkan betapa pentingnya dokumen itu bagi keluarga mereka.
Dengan tegas, Sule meminta agar semua dokumen yang hilang dapat segera dikembalikan. Ia menekankan bahwa dokumen tersebut adalah hak Rizky dan bukan milik almarhumah Lina.
“Kalau memang ada beberapa surat yang hilang, ya tinggal dikembalikan. Suratnya ke mana?” ujar Sule dengan nada mempertanyakan.
Sule juga memberikan peringatan bahwa mengambil hak orang lain memiliki konsekuensi hukum. “Ingat itu hak orang lain lho. Itu hak Iky. Sudah, balikin itu dulu,” pungkasnya, menggarisbawahi pentingnya kejelasan dalam masalah ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: