BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 13:35 WIB

Mengidentifikasi Tanda Tubuh Kekurangan Cairan Selama Puasa

Mengidentifikasi Tanda Tubuh Kekurangan Cairan Selama PuasaMengidentifikasi Tanda Tubuh Kekurangan Cairan Selama Puasa

Saat berpuasa, perubahan yang terjadi pada tubuh kita terkait asupan cairan sangat signifikan. Mengenali tanda-tanda kekurangan cairan sangat penting agar kesehatan tetap terjaga di bulan suci ini.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Kepedulian Masyarakat

Kekurangan cairan bisa berujung pada masalah serius seperti dehidrasi. Artikel ini akan membahas beberapa tanda yang menunjukkan kita perlu meningkatkan konsumsi cairan selama puasa.

Dehidrasi dan Gejalanya

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang asupannya. Gejala awal seperti mulut kering dan haus yang meningkat adalah sinyal yang perlu diperhatikan.

Urine berwarna gelap adalah indikator penting bahwa tubuh membutuhkan lebih banyak cairan. Warna urine yang normal seharusnya kuning cerah, jadi jika terlihat lebih pekat, ini adalah tanda peringatan.

Kelelahan yang tidak wajar juga sering kali menjadi sinyal bahwa tubuh kekurangan cairan. Dehidrasi dapat menurunkan energi, membuat kita merasa lemas dan kesulitan berkonsentrasi.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Mulai Berlangsung

Tanda Fisik Lainnya

Kulit yang kering dan tidak elastis adalah tanda fisik yang sering diabaikan. Jika kulit terasa kaku dan lambat kembali ke posisi semula saat dicubit, itu bisa menunjukkan perlunya tambahan cairan.

Kepala pusing atau sakit kepala juga menjadi indikator bahwa cairan tubuh tidak cukup. Dalam kondisi ini, pembuluh darah dapat menyempit, mempengaruhi aliran darah ke otak.

Rasa lapar yang tidak biasa bisa muncul saat tubuh kurang terhidrasi. Terkadang, sinyal dari tubuh lebih cenderung menunjukkan haus dibandingkan lapar.

Cara Menghindari Dehidrasi Saat Puasa

Mengonsumsi cukup air setelah berbuka dan sebelum sahur adalah langkah pertama untuk mencegah dehidrasi. Penting untuk memperhatikan total volume cairan yang masuk ke dalam tubuh.

Mengintegrasikan buah dan sayuran yang kaya air dalam menu sahur bisa sangat membantu. Buah seperti semangka dan mentimun dapat meningkatkan asupan cairan secara efektif.

Hindari minuman berkafein atau manis karena jenis minuman ini bisa mempercepat dehidrasi. Pilihlah air putih, atau coba variasikan dengan infused water yang mengandung potongan buah.

Baca juga: Uya Kuya Terkena Imbas Penjarahan Pasca Video Joget Viral

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengidentifikasi Tanda Tubuh Kekurangan Cairan Selama Puasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!