BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 FEBRUARI 2026 • 17:36 WIB

Gempa Mematikan di Turki: Retakan Besar di Atas Permukaan Bumi

Gempa Mematikan di Turki: Retakan Besar di Atas Permukaan BumiGempa Mematikan di Turki: Retakan Besar di Atas Permukaan Bumi

Pada Februari 2023, Turki mengalami gempa berkekuatan 7,8 yang menciptakan retakan sepanjang 300 kilometer di permukaan bumi. Fenomena ini menunjukan dampak besar dari pergerakan lempeng tektonik di kawasan tersebut.

Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi

Gempa yang terjadi di perbatasan antara Turki dan Suriah ini merupakan salah satu yang paling dahsyat dan merusak dalam sejarah. Konsekuensi dari pergerakan lempeng ini semakin memperjelas risiko yang ada di wilayah seismik aktif.

Dampak Gempa dan Retakan Bumi

Gempa yang mengguncang Turki merupakan salah satu yang paling kuat dalam catatan sejarah seismik. Retakan yang signifikan yang terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik memaksa sebagian besar permukaan bumi terbelah.

Peneliti dari COMET, Milan Lazecky, menjelaskan, "Kami memperkirakan kemungkinan perpindahan horizontal jarang hingga 5 meter [16 kaki]." Hal ini menunjukkan betapa besar energi yang dilepaskan selama peristiwa ini.

Retakan pertama terdeteksi membentang 300 kilometer dari ujung timur laut Laut Mediterania. Kondisi ini memperlihatkan dampak langsung terhadap struktur geologi sekitar.

Baca juga: Peluncuran Realme Chill Fan Phone: Inovasi Baterai Jumbo dan Teknologi Pendingin Canggih

Analisis Ilmiah Terhadap Kejadian

Para ilmuwan di Pusat Pengamatan & Pemodelan Gempa Bumi (COMET) Inggris menjelaskan bahwa retakan yang muncul adalah akibat dari dua gempa signifikan yang terjadi berurutan. Pimpinan Tim COMET, Profesor Tim Wright, menegaskan, "Pecahan seperti itu biasanya muncul setelah gempa kuat."

Retakan kedua, yang terjadi sekitar sembilan jam setelah yang pertama, memperpanjang sepanjang 125 kilometer. Ini menunjukkan bagaimana wilayah utara Siprus sangat rentan terhadap aktivitas seismik yang hebat.

Wright menambahkan, "Makin besar gempanya, makin besar patahannya dan makin tergelincir." Analisis semacam ini penting untuk memahami dinamika pergerakan tanah di daerah rawan.

Dampak Sosial dan Kemanusiaan

Lebih dari 20.000 orang dilaporkan tewas akibat bencana ini, dengan banyak korban yang masih terjebak di reruntuhan. Proses penyelamatan yang lambat, terutama di Suriah, memperburuk situasi yang sudah kritis.

Dilaporkan bahwa satelit yang digunakan untuk pemantauan bencana, baik yang dioperasikan pemerintah maupun swasta, mengalami kerusakan. Ini menghambat upaya mitigasi bencana yang lebih lanjut.

Peristiwa ini mencerminkan dampak seismik sekaligus tantangan kemanusiaan yang mendesak bagi pemerintah dan lembaga internasional dalam memberikan bantuan.

Baca juga: Pentingnya Olahraga Rutin untuk Kesehatan Jantung

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gempa Mematikan di Turki: Retakan Besar di Atas Permukaan Bumi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!