BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 17:43 WIB

Peningkatan Kasus TBC di Malaysia: Apa yang Bisa Dipelajari oleh Indonesia?

Peningkatan Kasus TBC di Malaysia: Apa yang Bisa Dipelajari oleh Indonesia?Peningkatan Kasus TBC di Malaysia: Apa yang Bisa Dipelajari oleh Indonesia?

Kementerian Kesehatan Malaysia baru-baru ini melaporkan lonjakan jumlah kasus tuberkulosis (TBC) dengan penemuan 10 klaster baru di tujuh negara bagian hingga awal Februari 2026. Total kasus kini mencapai 2.571, di mana Sabah mencatatkan jumlah tertinggi dengan 614 kasus.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan di Rumah Eko Patrio Mulai Berlangsung

Kenaikan angka ini memunculkan kekhawatiran akan potensi penyebaran lintas negara, mendorong ahli kesehatan untuk meminta Indonesia mencontoh praktik pelaporan yang lebih transparan seperti yang dilakukan oleh Malaysia.

Lonjakan Kasus TBC di Malaysia

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Malaysia mencatat peningkatan tajam dalam kasus TBC, terutama di Sabah yang menjadi wilayah terparah. Selangor dan Sarawak juga turut berkontribusi pada kenaikan ini, menunjukkan perlunya perhatian lebih pada pengendalian penyakit.

Peningkatan 10 klaster baru di tujuh negara bagian menunjukkan adanya ancaman penyebaran penyakit ini yang dapat berdampak langsung pada negara-negara di sekitarnya. Upaya pencegahan dan pengendalian harus difokuskan agar tidak terjadi lonjakan serupa di negara lain.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya

Rekomendasi dari Ahli Kesehatan

Prof. Tjandra Yoga Aditama, Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, menyarankan agar Indonesia menerapkan sistem pelaporan mingguan. Menurutnya, ini akan memberikan transparansi yang lebih baik mengenai data TBC di seluruh provinsi.

Ia menekankan bahwa dengan laporan yang lebih sering, kenaikan kasus dapat teridentifikasi lebih awal, dan respons bisa lebih cepat serta efisien dalam menangani epidemiologi TBC.

Pentingnya Kesadaran akan Bahaya TBC

Prof. Tjandra juga menyatakan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap gejala TBC dan langkah pencegahan yang diperlukan. Peningkatan kasus di Malaysia dapat menjadi panggilan untuk waspada, terutama bagi individu yang bepergian ke negara tersebut.

Warga Indonesia diimbau untuk selalu mengikuti arahan dari otoritas kesehatan setempat guna mencegah terjadinya penyebaran yang lebih luas. Dengan informasi yang jelas, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan.

Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Peningkatan Kasus TBC di Malaysia: Apa yang Bisa Dipelajari oleh Indonesia?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!