BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 18:07 WIB

Penetapan Awal Ramadan 1447: Kemenag Tetapkan Kamis, 19 Februari 2026

Penetapan Awal Ramadan 1447: Kemenag Tetapkan Kamis, 19 Februari 2026Penetapan Awal Ramadan 1447: Kemenag Tetapkan Kamis, 19 Februari 2026

Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan bahwa hilal yang menandakan awal Ramadan 1447 Hijriah tidak terlihat di seluruh Indonesia hari ini. Hal ini membuat 1 Ramadan 1447 jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026, sesuai perhitungan hisab.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya

Anggota Tim Hisab Rukyat Kemenag, Cecep Nurwendaya, menjelaskan bahwa hilal tidak terlihat karena posisinya berada di bawah ufuk setelah matahari terbenam. Kriteria ini sesuai dengan standar MABIMS, yang meliputi Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Verifikasi Posisi Hilal

Dalam penjelasannya, Cecep Nurwendaya menegaskan bahwa hilal berada pada posisi negatif, yang berarti tidak terlihat di lokasi observasi. Ini menjadi bagian dari pemantauan sebelum sidang isbat untuk memastikan awal Ramadan.

Kriteria visibilitas hilal mencakup ketinggian minimal 3 derajat dan elongasi lebih dari 6,4 derajat. Proses ini sangat penting dalam membuktikan keabsahan sejarah serta tradisi dalam penetapan awal Ramadan.

Baca juga: Revolusi Keguguran: Kecerdasan Buatan Meningkatkan Perawatan Kesehatan Perempuan

Proses Penetapan Ramadan

Sidang isbat dilaksanakan untuk menentukan awal bulan Hijriah, termasuk bulan Ramadan, melalui metode hisab dan rukyat. Hisab berfungsi untuk memberikan estimasi matematis tentang posisi benda langit, sementara rukyat adalah observasi langsung terhadap hilal.

Cecep menekankan pentingnya verifikasi dalam proses ini, katanya, 'Hisab sifatnya informatif, kita memerlukan konfirmasi, verifikasinya adalah rukyat.' Ini menunjukkan bahwa dua metode ini saling melengkapi dalam penetapan awal puasa.

Sikap Terhadap Perbedaan Penetapan

Meskipun Kemenag menetapkan 1 Ramadan 1447 jatuh pada 19 Februari, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal 18 Februari sebagai hari pertama puasa. Perbedaan ini menunjukkan adanya dinamika dalam sikap penetapan awal Ramadan di Indonesia.

Ketua Umum Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau agar masyarakat tetap cerdas dan menghargai perbedaan ini. Ia menegaskan, 'Di situlah sebagai ruang ijtihad tentu tak perlu saling menyalahkan satu sama lain,' mengajak semua pihak untuk memahami dan bersikap toleran.

Baca juga: Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Rutin untuk Mencegah Penyakit

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Penetapan Awal Ramadan 1447: Kemenag Tetapkan Kamis, 19 Februari 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!