BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 21:04 WIB

Mengenali Risiko Hipoglikemia Saat Berpuasa

Mengenali Risiko Hipoglikemia Saat BerpuasaMengenali Risiko Hipoglikemia Saat Berpuasa

Puasa merupakan ibadah penting dalam agama Islam, tetapi juga membawa risiko kesehatan yang perlu diwaspadai. Salah satu masalah yang muncul adalah hipoglikemia, yaitu kondisi kadar gula darah yang menurun secara signifikan.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Perlu Perlakuaan Istimewa di DPR

Penting untuk mengetahui tanda-tanda hipoglikemia agar tindakan yang tepat bisa diambil. Artikel ini akan membahas gejala-gejala serta cara penanganannya saat berpuasa.

Apa Itu Hipoglikemia?

Hipoglikemia adalah kondisi di mana kadar glukosa dalam darah turun di bawah normal, biasanya di bawah 70 mg/dL. Beragam faktor dapat menyebabkan hipoglikemia, mulai dari pola makan yang tidak teratur hingga penggunaan obat-obatan tertentu.

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman, sehingga risiko terjadinya hipoglikemia meningkat. Bagi mereka yang memiliki riwayat diabetes atau masalah metabolik, kewaspadaan ekstra sangat dianjurkan.

Baca juga: Destinasi Liburan Solo di Indonesia yang Menarik untuk Dijelajahi

Gejala Hipoglikemia Saat Puasa

Gejala hipoglikemia bervariasi, namun umumnya ditandai dengan rasa lemas, keringat dingin, dan pening. Beberapa individu juga dapat mengalami detak jantung yang cepat dan kebingungan.

Jika tidak segera ditangani, gejala dapat memburuk hingga menyebabkan kehilangan kesadaran. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan tanda-tanda ini, terutama menjelang waktu berbuka.

Cara Mengatasi Hipoglikemia Saat Puasa

Jika mengalami gejala hipoglikemia saat berpuasa, langkah pertama yang perlu diambil adalah mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung gula dengan cepat. Gula cair, seperti jus buah, bisa menjadi pilihan yang baik.

Setelah berbuka, disarankan untuk menghindari makanan yang terlalu berat dan lebih memilih makanan berimbang untuk menstabilkan kadar gula. Jika gejala berlanjut, konsultasi dengan tenaga medis sangat dianjurkan.

Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Mengenali Risiko Hipoglikemia Saat Berpuasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!