Mengatasi Mata Merah dan Belekan: Apa yang Perlu Diketahui?
Mata merah yang disertai belekan bisa jadi tanda ada masalah pada kesehatan mata. Salah satu kondisi yang sering ditandai dengan gejala ini adalah konjungtivitis.
Baca juga: WhatsApp Perbaiki Celah Keamanan Serius untuk Pengguna Apple
Konjungtivitis bisa disebabkan oleh berbagai faktor, sehingga penting untuk memahami gejala dan cara perawatannya dengan baik.
Konjungtivitis adalah peradangan yang terjadi pada konjungtiva, lapisan tipis yang melapisi bagian depan mata dan bagian dalam kelopak mata. Penyebab konjungtivitis ini bisa beragam, termasuk infeksi, alergi, dan iritasi akibat bahan kimia.
Ada beberapa jenis konjungtivitis, yaitu virus, bakteri, dan alergi. Masing-masing jenis ini memiliki gejala yang bisa berbeda, akan tetapi umumnya ditunjukkan dengan mata merah, gatal, dan belekan.
Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Melalui Fengshui Meja Kerja
Gejala utama dari konjungtivitis adalah mata merah disertai pengeluaran cairan, yang sering disebut belekan. Pada konjungtivitis bakteri, belekan ini bisa tampak kental dan berwarna kuning atau hijau.
Selain itu, penderita juga sering merasakan gatal, perih, dan sensasi berpasir di mata, serta bisa meningkatkan sensitivitas terhadap cahaya. Gejala ini bisa berbeda pada konjungtivitis virus, yang biasanya juga disertai dengan gejala flu seperti hidung meler atau demam.
Mengetahui penyebab konjungtivitis sangat penting dalam proses pengobatan. Untuk konjungtivitis yang disebabkan oleh virus, biasanya dokter akan merekomendasikan perawatan simtomatik, seperti kompres hangat dan obat tetes mata.
Sebaliknya, jika konjungtivitis disebabkan oleh bakteri, penggunaan antibiotik sering kali diperlukan. Dokter akan memberikan resep yang sesuai untuk menghindari komplikasi.
Pencegahan juga bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan dan tidak berbagi handuk atau alat kosmetik. Menghindari mengucek mata, terutama di lingkungan yang terpapar banyak kuman, juga sangat dianjurkan.
Baca juga: Sri Mulyani Serukan Cinta Tanah Air Pasca Insiden Penjarahan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: