Selasa, 26 AGUSTUS 2025 • 03:51 WIB

Tinnitus: Memahami Penyebab dan Pentingnya Penanganan Medis

Author

Generated by Journalist AI

zenmoms.id – Telinga berdengung atau sering disebut tinnitus adalah gangguan yang dialami oleh banyak orang dan sering kali dianggap sepele. Meskipun demikian, sangat penting untuk mengenali apakah suara tersebut merupakan gejala umum atau tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

Apa Itu Tinnitus?

Tinnitus adalah kondisi di mana seseorang mendengar suara berdengung, deringan, atau bunyi lain di telinga tanpa adanya sumber suara dari luar. Kondisi ini dapat terjadi pada satu atau kedua telinga dan durasinya bervariasi, bisa sementara ataupun permanen.

Menurut berbagai penelitian, sekitar 15-20% orang dewasa mengalami tinnitus di beberapa titik dalam hidup mereka. Meskipun kondisi ini sering ditemukan pada orang lanjut usia, tinnitus dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang usia.

Penyebab Telinga Berdengung

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan telinga berdengung. Beberapa di antaranya termasuk paparan suara keras, penyakit telinga seperti otitis media, konsumsi obat tertentu, dan kondisi medis lainnya seperti tekanan darah tinggi hingga gangguan tiroid.

Paparan terhadap suara keras dalam jangka panjang sering menjadi penyebab utama, terutama di lingkungan kerja yang berisik seperti konstruksi atau pabrik. Selain itu, gangguan pendengaran terkait usia, yang dikenal dengan istilah presbycusis, juga dapat menyumbang timbulnya tinnitus.

Kondisi kesehatan lain yang dapat berhubungan dengan tinnitus meliputi gangguan stres pascatrauma (PTSD) dan migrain. Hal ini menunjukkan bahwa tinnitus tidak hanya berkaitan dengan masalah fisik di telinga tetapi juga bisa terkait dengan kesehatan mental.

Kapan Harus Mencari Pertolongan Medis?

Pada saat Anda mengalami telinga berdengung yang berlangsung lebih dari beberapa hari, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Sifat tinnitus yang bisa temporer atau permanen membutuhkan evaluasi lebih mendalam untuk menentukan penyebabnya dan apakah perlu penanganan lebih lanjut.

Gejala lain yang juga perlu dicermati adalah jika tinnitus disertai dengan gangguan pendengaran, pusing, atau nyeri di telinga. Dokter spesialis THT akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mengevaluasi gejala dan menentukan langkah penanganan yang tepat.

Mengabaikan tinnitus berisiko, karena kondisi ini dalam beberapa kasus bisa menjadi indikasi adanya penyakit yang lebih serius. Oleh karena itu, penting untuk mengambil langkah proaktif dan melakukan evaluasi medis agar mendapatkan perawatan yang sesuai.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
BERITA TERBARU