Kamis, 17 JULI 2025 • 04:36 WIB

Mata Kering: Tantangan Kesehatan Muda Akibat Penyakit Autoimun

Author

zenmoms.id – Masalah mata kering akibat penyakit autoimun semakin mengkhawatirkan di kalangan usia muda. Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis penyakit dalam, Dr. dr. Laurentius Aswin Pramono, M.Epid, SpPD-KEMD, dalam sebuah diskusi kesehatan yang berlangsung di Jakarta.

Kondisi ini tidak hanya menjadi gangguan kesehatan yang mengganggu, tetapi juga dapat menjadi indikator munculnya penyakit serius lainnya seperti hipertiroid, diabetes, dan penyakit autoimun.

Mata Kering: Gejala dan Penyebab

Kondisi mata kering terjadi ketika produksi air mata tidak mencukupi atau air mata menguap terlalu cepat. Gejala umum yang dihadapi termasuk mata kemerahan, rasa panas atau gatal, sensitivitas terhadap cahaya, serta keluarnya air mata berlebihan.

Dr. Aswin menjelaskan bahwa mata kering bukan sekadar masalah ringan. Sindrom ini dapat menjadi pertanda adanya penyakit serius lainnya, sehingga penting untuk mengenali dan menangani gejala ini dengan tepat untuk menghindari komplikasi yang mungkin terjadi.

Fenomena Autoimun pada Usia Produktif

Kondisi autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh berlebihan menyerang organ atau sel tubuh sendiri. Salah satu bentuk autoimun yang sering berhubungan dengan mata kering adalah Sjogren Syndrome, yang diketahui menyebabkan kerusakan pada kelenjar air mata.

Dr. Aswin menambahkan bahwa fenomena autoimun biasanya muncul pada usia produktif, yakni antara 20 hingga 30 tahun. Sebaliknya, kondisi ini jarang terdeteksi pada individu yang lebih tua, sehingga mata kering di atas usia 50 tahun cenderung bukan disebabkan oleh autoimun.

Komplikasi yang Mungkin Timbul

Walaupun tampak sepele, jika tidak diobati, mata kering dapat menimbulkan komplikasi serius yang berpengaruh pada kesehatan secara keseluruhan. Dr. Aswin mengingatkan pentingnya penanganan dini untuk mencegah dampak negatif yang lebih besar.

Dia juga menjelaskan bahwa faktor genetik dapat memengaruhi kejadian autoimun pada individu yang lebih muda. Meskipun autoimun umumnya muncul di usia produktif, ada kemungkinan langka kasus yang terjadi di usia yang lebih tua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU